Laut Dan Senja

Laut Dan Senja

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2024
Tentang seorang anak remaja yang bernama Maren Seandra Maheswara. Kerap di panggil dengan sebutan Maren, Maren sangat menyukai Lautan dengan deburan ombak yang menenangkan. Karena menurut Maren Deburan ombak lebih menenengkan daripada brisiknya manusia. Maren memiliki sifat yang pendiam, dengan paras yang tampan dan memiliki mata yang berwarna hitam pekat. Maren lebih suka berada di pantai dengan alat lukis yang senantiasa berada di sampingnya. Hingga saat siang menjelang sore, Maren bertemu dengan gadis cantik yang bernama Nayesha Senja Ammora, seorang gadis yang ceria dan hiperaktif. Gadis penyuka Senja sore dengan laut yang tenang. Kehadiran Ammora membuat Maren menjadi sosok yang mudah tersenyum. 🪐🪐 Hii, baca ceritaa akuuu yaaa? jangan lupa followww, votee, samaa komenn. Bantuu aku jugaa buat sebarin ceritaa akuu!!! Iniii cerita pertamaa akuu, maaff kalau masih banyak yang salah dengan penggunaan tanda baca, dan typoo yaaaw!!?? Start : Selasa, 26 Maret 2024 End : ...? - Yogyakarta, Gunungkidul
All Rights Reserved
#262
lukisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines