Temaram
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 8, 2025
Sejak kembali menginjakkan kaki ditempat baru, Alice kembali termenung. Tidak pernah terpikir dalam benaknya dapat kembali bertemu dengan Orang yang sangat dihindarinya selama ini. "Seharusnya Kau sadar diri Alice! Aku tidak pernah mencintaimu!" Bentak Steven. Alice terdiam dengan air mata yang hampir saja terjatuh, namun sekuat tenaga Alice menahannya agar tidak jatuh walau setetes saja. "Alice ayo kita pergi" Bara mencekal pergelangan tangan Alice dan menariknya untuk pergi. Tanpa mereka sadari, Steven mengepalkan tangannya erat-erat dengan terus menatap kepergian Alice dengan Bara. Bayangan kala itu kembali memenuhi pikiran Alice. Apa yang sebenarnya terjadi antara Alice dan Steven? Ps : Cerita ini hanya fiktif, real karangan sendiri. Jangan ada yang plagiat ya. ☺️🙏🏻 Happy reading 🤗
All Rights Reserved
#441
penderitaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alisa's Story
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • DEPRESSION
  • Story In July [End] ✔
  • See You In The Next Love Story
  • I love you, Mas Duda
  • ALYA Season 2 (END)

'Aku cuma butuh "rumah pulang" aku capek mikir aku capek berjuang aku capek... Tapi aku cuma bisa nangis dan memeluk diriku sendiri , sampai rasa sakit kepalaku mulai sangat terasa .. aku fikir mati akan mengakhiri penderitaan ini , tapi bagaimna adikku? Bagaimana ayahku? Bagaimana kakakku? Aku tidak bisa melihat mereka sedih'. Begitulah tulisan seorang gadis yang sedang mengetik di atas keyboard nya. " Bahkan ibuku bukan tempat untuk aku pulang " gadis itu mendongakkan kepalanya yang terasa nyeri sambil menghembuskan nafas dari bibirnya " Aku capek bee... Aku capek dan semua orang tau seberapa menyedihkannya diriku" kedua gadis itu berpelukan, satu diantaranya melepaskan pelukan itu "lo itu egois lis!" "gw gk egois.." "lo terus terusan merasa klo lo yg paling sakit padahal nggak!" "hehee lo nggak bakal ngerti! Kalian gk bakal ngerti karna kalian gk ngerasain jadi gw.." Nadia alisa seorang gadis berusia 17th yang merasa dewasa sebelum waktunya dan merasa sendirian k etika kehilangan seseorang yg sangat disayanginya. "aku kangen banget. Jemput aku.. Nek" Cerita yang penuh emosi masalah keluarga cinta dan depresi Ceritanya mentok sama si cewek karna ini cerita saya sendiri yaa tapi full banyakan realita daripada halunya maklumin ajalah yaa sekalian curhat hehee

More details
WpActionLinkContent Guidelines