Temaram
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 8, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Sejak kembali menginjakkan kaki ditempat baru, Alice kembali termenung. Tidak pernah terpikir dalam benaknya dapat kembali bertemu dengan Orang yang sangat dihindarinya selama ini. "Seharusnya Kau sadar diri Alice! Aku tidak pernah mencintaimu!" Bentak Steven. Alice terdiam dengan air mata yang hampir saja terjatuh, namun sekuat tenaga Alice menahannya agar tidak jatuh walau setetes saja. "Alice ayo kita pergi" Bara mencekal pergelangan tangan Alice dan menariknya untuk pergi. Tanpa mereka sadari, Steven mengepalkan tangannya erat-erat dengan terus menatap kepergian Alice dengan Bara. Bayangan kala itu kembali memenuhi pikiran Alice. Apa yang sebenarnya terjadi antara Alice dan Steven? Ps : Cerita ini hanya fiktif, real karangan sendiri. Jangan ada yang plagiat ya. ☺️🙏🏻 Happy reading 🤗
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Story In July [End] ✔
  • Orange's || Season 1 [Completed]
  • Sekali Lagi (End)
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Berbagi Hati (Tamat)
  • I love you, Mas Duda
  • Still You (Tamat)
  • Alisa's Story
  • Rendra & Lila [END]

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines