Illusions [ON GOING]

Illusions [ON GOING]

  • WpView
    Reads 1,179
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 22, 2024
Illusions dari kata Inggris berarti Ilusi adalah pengalaman persepsi khusus di mana informasi yang muncul dari rangsangan eksternal yang "nyata" mengarah pada persepsi yang salah, atau kesan yang salah, tentang objek atau peristiwa yang menjadi sumber rangsangan tersebut. Kisah ini menceritakan tentang persahabatan, percintaan, pengkhianatan, pertikaian. Akankah Raib, Seli dan Ali dapat melalui ini bersama-sama? Apakah kalian pernah mengalami ilusi? Apakah kalian percaya pada ilusi? Cerita ini lah jawabannya. ▪︎☆¤☆▪︎ Fanfic dari Serial Bumi karya Tere Liye. Meminjam karakter dan sedikit printilan lainnya karya Bang Tere. Alur pikiran sendiri.
All Rights Reserved
#4
raib
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Refleksi
  • A Story of Raib Seli Ali
  • Angin {icelaze} [END]
  • Mengungkap
  • After Sagaras
  • Queen of Moon
  • 𝐂𝐡𝐨𝐨𝐬𝐢𝐧𝐠
  • Quant (On Going)
  • 3 Warna [Drop]
  • You ✔️ LANJUT ONE SHOT
Refleksi

Apa itu cinta? Cinta bisa berarti banyak hal. cinta kepada keluarga, kepada sahabat, kepada seseorang yang berharga, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana jika cinta itu muncul bukan karena seseorang, melainkan karena diri sendiri? Atau lebih tepatnya... karena membenci diri sendiri? Azrel terjebak dalam perasaan yang tak bisa ia jelaskan. Ia melihat sesuatu dalam diri Elki sesuatu yang familiar, sesuatu yang ia inginkan, sesuatu yang ia harapkan. Tapi semakin dalam ia mencari jawaban, semakin nyata kebenaran yang tak ingin ia hadapi. Lalu, jika cinta hanyalah refleksi... apakah ia benar-benar nyata? Refleksi mengisahkan perjalanan batin seorang remaja, Azrel, yang bersekolah di sebuah asrama. Azrel, yang terlihat tenang dan introvert, mulai terjebak dalam konflik emosional dan pikiran yang tak terpecahkan setelah berinteraksi lebih dekat dengan temannya, seorang anak yang ceria dan penuh energi. Seiring berjalannya waktu, Azrel menyadari bahwa dirinya terperangkap dalam ilusi yang dia ciptakan, yaitu menganggap dirinya mencintainya, padahal yang dia rasakan hanyalah cermin dari dirinya sendiri. Novel ini berfokus pada pencarian jati diri, konflik batin, dan pencapaian kesadaran diri yang mendalam, mengungkap bagaimana harapan dan kenyataan bisa saling bertabrakan dalam kehidupan seorang remaja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines