We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aku, Kamu, dan JOGJA [On Going]

Aku, Kamu, dan JOGJA [On Going]

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 5, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Masa Orientasi Sekolah sudah selesai. Hari ini, kegiatan belajar mengajar dimulai. Seperti Senin pada umumnya, dilaksanakan upacara bendera. Matahari semakin terik, tapi amanat upacara tak kunjung selesai. Keringatku sudah banyak bercucuran. Aku harap seragamku tidak basah akibat keringat. Upacara selesai sekitar pukul 7.30, akan tetapi siswa siswi masih belum dibubarkan. Ada informasi tambahan dari guru sehingga semua peserta diharapkan masih berada di lapangan. "Informasi yang pertama, semua nama-nama yang saya panggil silahkan maju ke depan. Bagas Alif Syahputra, Putra Agung, Yusuf Galih, Raditya Eka, Edwin Leonard." Bu Puji menyebut nama-nama tersebut dengan lantang. "Ayo kalian maju kedepan!" Aku terkejut ketika ada dua orang keluar dari barisan kelasku. Aku hanya bergumam dalam hati "baru aja masuk sekolah, udah bikin pelanggaran aja". "Informasi yang kedua, anak-anak yang saya panggil ini telah melakukan pelanggaran pada saat MOS atau Ospek. Mereka terlambat masuk sekolah, kemudian memilih untuk membolos di warung Mbok Yanti. Mereka adalah Bad Cadet minggu ini." *** Jogja kala itu berwarna. Terkadang indah dan suram. Aku menikmati setiap waktu saat itu, apapun itu asalkan bersamanya. Aku rindu. Rindu kamu, dan Jogja.
All Rights Reserved
#75
greenflag
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • About a Diandra Story
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Everything is You
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • Ternyata Kamu
  • JULIE 'I'm not a BadGirl '
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Kelas A [End]

"Jadi guru Bahasa Inggris, ya, Di?" celetuk Udik dari tempatnya, "Dirga mau ngajarin arti kata i love you pada Rafika tuh, Pak," lanjutnya. "Bukan, Dik," balas Dirga, "gue mau jadi guru Sejarah aja, biar bisa ngajarin Rafika gimana perjuangan mendapatkan rasa cinta. Biar perjuangan gue gak sia-sia, entar ditulis dalam buku cetak, kan lumayan buat anak-anak kelas sepuluh nanti bisa belajar dari sejarah gue." Dirga tertawa puas dengan apa yang dia katakan. *** Dirgantara, murid kelas XI IPS-2 SMA Cakrawala Jakarta yang semakin terkenal karena kelakuannya yang nakal, sering membuat masalah saat di sekolah. Bahkan, hukuman dan surat panggilan pun tak pernah membuat dia jera, malahan itu bagus karena dia ingin melihat apakah salah satu dari orang tuanya datang ke sekolah atau tidak. Selama ini Dirga memang kurang perhatian dari kedua orang tuanya yang sibuk dengan kerjaan masing-masing. Apakah Dirga akan selamanya bersikap seperti itu? Bagaimana cara Dirga menyelesaikan semua masalahnya? Semuanya akan terjawab di dalam cerita ini. ________________________________________________ * FOLLOW DULU SEBELUM BACA CERITANYA. * BELUM DIREVISI SAMA SEKALI. * JANGAN LUPA VOTE, KOMENTAR, DAN SHARE KE SEMUA TEMANMU. * DITULIS ULANG KEMBALI DENGAN ALUR BERBEDA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines