HIDDEN PRINCESS

HIDDEN PRINCESS

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 6, 2024
"Bagaimana jika ku perlihatkan padamu luasnya dunia ?" Suara berat dari pria bersayap hitam itu menyadarkan seorang perempuan cantik dengan surai coklat madu yang sedang melamun di depan jendela yang langsung dihadapkan pada pepohonan besar dengan daun yang lebar dan lebar. "Caranya ?" Sosok bersayap itu tak bisa tak tertawa atas pertanyaan yang di lontarkan perempuan bersuarai cokelat madu dengan netra hazel di depannya. "Mendekat padaku dan aku akan membawamu terbang. Kita akan melihatnya dari atas" Kening perempuan itu berkerut, mencoba mencerna ucapan pria bersayap di hadapannya. "Terbang ? Bagai burung ? Tak bisa" Perempuan itu menunduk lesu saat menyadari ia tak mempunyai sayap seperti pria di hadapannya. "Aku yang akan membawamu terbang" "Bisa ?" Bola matanya berbinar cerah. "Tentu saja".
All Rights Reserved
#979
kerajaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PLEASE SAY "AISHITERU"
  • Vamp Prisioner
  • Kingdom In Ashes
  • Vampire Castle
  • SKY TRAIN (END)
  • Wasted Princess [On Going]
  • About You My Mate [END]
  • SF 1 : MY LUNA IS ANGEL(Revisi)
  • Switch Over

Gadis itu nampak begitu anggun meski hanya memakai T-shirt warna kuning dengan kaca mata nangkring manis dihidung mancungnya, tubuhnya tinggi semapai dengan kulit putih halus, hidungnya mancung, matanya begitu indah dengan mulut mungil berwarna ranum alami. Dia berjalan keluar dari bandara tapi tubuhnya seakan terpental ketika bertabrakan dengan seorang lelaki. Ya lelaki yang membuat jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Baru kali ini dia melihat lelaki yang bisa membuat wajahnya merona meski hanya ditatap. "sumimasen, anata wa daijoubu desu ka?" ("ma'af, anda tidak apa-apa?") tanya lelaki beralis hitam itu, wajahnya putih mulus dengan mata sedikit sipit, nampak terlihat campuran dari beberapa negara terlihat jelas diwajahnya. "hai, daijoubu desu." ("ya, saya tak apa-apa") jawab wanita cantik yang berhasil membuat lelaki itu diam-diam kagum untuk beberapa saat. "stefaaaan..." "sakuraaa...." teriakan yang hampir bersamaan ditempat yang berbeda, membuat mereka berdua melangkah kearah yang berbeda, sebelum sakura melangkah jauh kakinya terhenti, dengan cepat dia membalikkan badannya dan memanggil lelaki yang disebut stefan itu. "Chotto matte kudasai." ("tolong Tunggu sebentar'') kata sakura membuat stefan terhenti. "nani?" "aku anggap tabrakan ini sebagai hal yang kebetulan, jika suatu saat aku bertemu denganmu secara tak sengaja untuk yang kedua kali aku anggap itu sebagai takdir, dan jangan sampai kita bertemu secara kebetulan untuk yang ketiga kali, karena aku tak akan tinggal diam tuan, karena aku akan menganggap itu sebagai jodoh" kata sakura langsung pergi meninggalkan stefan yang masih mematung dengan ucapannya. warning: konten 18++

More details
WpActionLinkContent Guidelines