Destiny's Collision

Destiny's Collision

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 13, 2025
Di sebuah taman kota yang ramai, Lisa dan adik perempuannya, Sarah, yang adalah kembar identik berusia 17 tahun, berjalan-jalan setelah sekolah. Lisa adalah tipe yang rajin dan cenderung pemalu, sementara Sarah lebih ekstrovert dan petualang. Saat itu, mereka berdua terburu-buru menuju rumah karena Sarah memiliki kelas seni di sore hari. Namun, ketika mereka melintasi sudut taman, Sarah, yang sedang asyik menceritakan kisah lucu di sekolah, tak sengaja menabrak seseorang yang sedang duduk di bangku, menyebabkan kertas-kertas yang dipegangnya berterbangan ke udara. Orang yang ditabrak ternyata adalah Michael yang sedang asyik membaca pengumuman lomba puisi yang akan datang. Michael adalah seorang pemuda yang berjiwa seni, puitis, dan cenderung pendiam. Setelah kekacauan reda, Sarah memaksa Lisa untuk bertukar nomor telepon dengan Michael, yang meskipun sedikit malu, Lisa akhirnya setuju. Dan dari situ, hubungan antara Lisa dan Michael mulai tumbuh dari pertemuan yang tak terduga di taman kota itu.
All Rights Reserved
#10
kehampaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembah Arunika
  • The Miracle Of Crystals
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • Hutan Terlarang [END]
  • MEREKA TERUSIK
  • MISTERI POHON DIMENSI
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines