Moonlight

Moonlight

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Amelia Anatasia Graham, lahir di keluarga konglomerat namun terhimpit oleh tekanan dan ekspektasi yang tak berkesudahan. Meskipun dihiasi dengan kekayaan, rasa sakit yang menggerogoti jiwanya tak pernah selesai. Sebagai satu-satunya keturunan keluarga Graham, ia menghadapi beban yang terlalu besar untuk dipikul oleh pundak muda itu. Dalam keheningan malam, seringkali dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah ada kesakitan yang lebih dalam yang harus ku alami agar aku bisa menemukan kedamaian?" Namun, di balik rasa sakit itu, ia menemukan kekuatan baru yang muncul dari tekadnya yang tak tergoyahkan, siap untuk menantang nasib dan menemukan kebahagiaan yang sejati. Mari kita ikuti perjalanan hidupnya. Apakah Nona Muda Amelia akan menemukan kebahagiaan sejatinya, ataukah ia akan terus dihantui oleh rasa sakit yang tak pernah padam? Ayo bergabung dan saksikan dengan antusiasme!
All Rights Reserved
#7
wanitakarir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMELUK LUKA [END]
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Seorang Amelda
  • Ruang yang Tak Pernah Jadi Rumah
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Transmigrasi Amora L²

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

More details
WpActionLinkContent Guidelines