BAGASKARA ANTARES

BAGASKARA ANTARES

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 13, 2024
"Mulai sekarang,lu mau kan jadi pacar gue Naila Azzahra" Penolakan yang diberikan oleh sahabat kecilnya membuat ia jatuh kedalam cinta yang Salah,cinta yang seharusnya tidak ada,Dan cinta yang menyakitkan. "Kalo gitu kamu mau kan ngejalin hubungan sama aku" Shadira firda pengagum seorang laki laki bernama Bagaskara Antares sejak awal Mula ia pindah ke SMA Rajawali itu mengungkapkan isi hatinya yang membuat ia terjerumus kedalam cinta yang Salah. "Terimakasih telah menjadi Rumah sekaligus duri buat aku Bagas" "Tuhan dia adalah semestaku tapi kini dia melukaiku" "Dira biarin gue mencintailu dengan sesungguhnya,lu pemenangnya Shadira Firda!!" "Dira terimakasih telah menjadi sosok yang pernah hidup Dan menghabiskan sebagian hiduplu bersama gue," "Dira lu abadi dalam sebuah karya yang gue tulis,bukankah ini cita citamu tapi kenapa aku yang melakukannya"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • 2 INSAN [TAMAT]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Love & Enemy
  • DRABIA [END]
  • Markxelio
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Arsyilazka
  • An unexpected meeting

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines