Secangkir Cappuccino

Secangkir Cappuccino

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 9, 2024
Pelukanmu mampu membuat hangat tubuhku. Suaramu mampu membuatku tenang saat mendengarnya. Jari jemarimu mampu membuatku nyaman saat menggenggamnya. Namun, semua itu tidak mampu mengubah kenangan manisku bersama dia dan secangkir cappuccino. "Apakah aku bisa mencintaimu kembali?"
All Rights Reserved
#971
kopi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Kafka: Her Pain and Healer
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
  • INSTABLE - (Ta) [Completed]
  • Aku Takut Dicintai
  • Menyimpan Rasa
  • ISN'T IT STRANGE?
  • Di Setiap Do'aku Terselip Namanya (SELESAI)
  • Kalau Saja Kita Sama
  • Pulang, Pergi dan Perasaan

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines