MIHAYEL
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Feb 23, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Cuaca sore ini sangat indah tapi tidak dengan perasaan seorang pemuda yang tengah duduk sendiri diantara banyaknya orang ditaman. Dia menutup matanya erat menahan butiran butiran air mata yang akan metes di pipinya. dia lelah dia ingin pulang tapi apakah keluarganya akan kembali menerimanya? Ucapan sang ayah beberapa tahun silam masih membekas didalam hatinya. Setiap mengingat kenyataan itu dirinya lemah Semuanya berantakan Dunianya hancur Dia ingin merebut apa yang seharusnya menjadi miliknya tapi apakah kotoran sepertinya bisa? Bukan cerita bxb Dilarang keras plagiat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMORA
  • Noda dalam Cinta
  • A Fractured Soul
  • PLAN B | END
  • DEAR NAYA: From Raka
  • Ketika Dunia Terbelah
  • Juan [REVISI]
AMORA

[PROSES REVISI] Hidup adalah sebuah misteri, dan kematian adalah hal yang pasti. Semua yang datang akan pergi, dan semua yang bernyawa akan pasti mati. Kita tidak bisa memaksakan sesuatu yang menurut kita baik, dan kita tidak bisa menahan orang yang kita sayang untuk tetap bersama kita. Gue masih ingat sebuah pesan yang disampaikan Papa kepada gue. Bahwa apapun yang ada di dunia ini hanyalah semu. Dan apa yang kita miliki hanyalah titipan. Semua akan diambil perlahan oleh Sang Pemiliknya. Sejatinya hidup terus berjalan. Merelakan orang yang kita sayang untuk pergi dan menerima orang baru menggantikannya itu bukanlah hal yang mudah. Ada kalanya kita ditinggalkan. Dan ada saatnya kita harus meninggalkan. Terimakasih Tuhan. Engkau telah mempertemukan kami dengan seorang laki - laki baik dan mencintai kami dengan tulus. Novel ini, gue dedikasikan kepada seorang pria yang gue panggil Ayah dan untuk para Ayah sedunia..

More details
WpActionLinkContent Guidelines