BISU

BISU

  • WpView
    Reads 760
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2024
Cerita ini mengisahkan perjalanan hidup seorang pemuda bernama Rafael Nadalsyah, yang menghadapi cobaan bisu sejak lahir. Meskipun terkekang oleh ketidakmampuannya berbicara, Rafael tetap memiliki semangat yang membara untuk mencapai impian-impian besar dalam kehidupannya. Setiap hari di sekolahnya dipenuhi dengan rintangan dan perlakuan kasar dari teman-temannya, namun Rafael tidak pernah menyerah. Di tepi pantai, tempat dia mencari kedamaian, Rafael menemukan dukungan dari ibunya, Nyonya Nadalsyah, yang memberinya keberanian untuk terus melangkah maju. Namun, ketika kembali ke sekolah dan dihadapkan pada perlakuan yang tidak adil, Rafael harus menghadapi konflik batin yang mendalam antara keberanian dan ketakutan. Meskipun diberi semangat oleh ibunya, Rafael merasa terluka dan terisolasi dalam perjuangannya. Dalam keheningan malam, di bawah langit yang gelap, Rafael merenungkan nasibnya dengan penuh kesepian, mencari kekuatan dan jawaban di dalam dirinya sendiri.
All Rights Reserved
#21
kurang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REKSA: The Last Bell
  • Khadijah dan senyum Khatan(End)
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • grasia
  • MAAFKAN AKU MENCINTAI AYAHMU
  • Terlalu Baik dalam Ruang Kosong
  • Aku ingin bahagia (END)SUDAH TERBIT
  • REYHAN
  • DI BALIK DERU MESIN
  • Langit Kelabu Milik Ara

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines