Catherine And Alzyan

Catherine And Alzyan

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 12, 2025
"Semua orang mempunyai hak masing-masing, termasuk hak bahagia. Jadi kalo gue emang belum bahagia, ya mungkin belum saatnya aja." "Sorry, gue gabisa bohongin perasaan gue kalo gue emang gabisa lepas dari masalalu gue. Nama dia masih ada di dalam hati gue, ya walaupun ada orang baru yang dateng, tapi dia masih tetep jadi orang yang 'istimewa' di dalam lubuk hati gue." 10/05/24. -penasaran sama cerita? baca dongg boiii, ehh vote, komen, sama folow juga dongg😈✌🏻. -mohon memaklumi typo, soalnya cerita pertama bubb😭 -ide sendiri jika ada kesamaan mohon dimaafkan🙏🏻 -mohon bijak dalam membaca, jangan dihujat karna kesalahan. Kan manusia itu tidak luput dari kesalahan sengkuhh😍☝🏼. itu aja sih😎 oky, happy reading guys😍👋🏻 folow dulu donggg🙇🏻‍♀️💗.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Friendzone?
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • Aku Dijodohkan
  • KAIREL [END]
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Because I'm Stupid (End)

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines