My Single Era

My Single Era

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2024
80% penyebab remaja stres adalah masalah percintaan. Maka dari itu,Hasya memilih untuk tidak masuk ke dalam dunia percintaan yang menurutnya cukup rumit. Lagipula, bukannya di usia yang masih muda ini seharusnya kita habiskan untuk mengejar cita-cita bukan? tidak memiliki pacar bukan sesuatu yang aneh kan? begitulah pendapat seorang Hasya Renjana. Beberapa orang menganggap aneh pendapat Hasya. Namun, Hasya memiliki cara sendiri untuk menikmati hidup tanpa pacaran. Mampu kah Hasya tetap bertahan dengan status 'single' nya disaat orang lain sibuk merangkai asmara?Lelaki seperti apa yang nantinya akan mendobrak pintu hatinya? "No love,no crush,no stres,just enjoying my single era." - Hasya Renjana
All Rights Reserved
#3
hasya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im Yours.
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • KOSTAN JANUARTA
  • Hi, Pak Dosen!
  • Dosen Killer | END✔
  • MOMENT[On GOING]
  • Moonstruck
  • HELLO CRUSH!!
  • The Beauty Inside(Complete)
Im Yours.

"Percintaan itu memuakkan," ujar Aleena Gasha Zinantya. "Gak punya pacar tapi punya support system itu asik," ujar orang lain yang berakhir terikat dengan hubungan 'kekasih', Aruna Rumantara. "Jomblo itu asik," ujar seorang lain yang tetap menjomblo hingga saat ini, Kiana Sataryana. "Mau punya pacar, tapi selera gue terlalu di luar nalar," ujar satunya lagi yang meratapi nasibnya, Havina Laksadinata. *** Klimaks of the their Love Story "Gue gak sempurna." => "Gue gak butuh lelaki sempurna. Gue butuh lelaki yang menyempurnakan wanitanya." -Gasha. "Maaf, aku gak cocok buat kakak." => "Gak ada manusia yang cocok sama gue. Itu semua tergantung penilaian mereka mengenai gue sama lo. Gue ngerasa cocok sama lo. Jangan anggap lo gak cocok sama gue." -Aruna. "Gue, seneng kenal lo." => "Gue lebih seneng lagi kenal sama lo, kebih dari seneng. Bahkan kalau gue bisa ambil bintang, gue ambil sekarang juga buat lo." -Kiana. "Stop, semua berakhir. Gue ga pantes lagi buat lo." => "Pernah gue bilang? Lo gak pantes dimana? Lo yang punya hati gue, lo yang pantes milikin gue, buang segala insecure lo dan cerita ke gue, kenapa." -Havina. *** --Baca aja, aku ga bisa bikin deskripsi.-- •Mengandung bahasa kasar. Baik deskripsi ataupun kalimat, karena emang gue bukan orang yang ramah. Kalau lo gak suka, silahkan hengkang. •Nonbaku. •Jika tidak cocok dengan cerita, silahkan hengkang. •Boleh berkata kasar di kolom komentar, asal tidak membawa dalam dunia nyata. •Tolong Voment, biar aku semangat update. •Sorry for Typo. Typo bertebaran, harap dimaklumi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines