We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MAVAKA
  • WpView
    Reads 156,929
  • WpVote
    Votes 10,171
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Riyan Dyandra Mavaka, pemuda 20 tahun yang merupakan seorang yang sangat sangat jenius dan multitalenta,sebelum dirinya dibawa kesebuah rumah sakit jiwa. ya,dia memiliki gangguan jiwa menurut mereka keluarganya,dan gangguan jiwa yang dideritanya itu berasal dari semua kekerasan dan kekangan dari keluarganya sendiri kecuali satu orang yang masih sayang dan peduli padanya,dia Nathan abangnya Riyan. namun,Riyan juga memiliki kelebihan atau sesuatu yang diluar akal sehat? biasanya orang lain akan merasa haus akan kasih sayang keluarganya atau hal lain,namun beda lagi jika itu riyan,Riyan merasakan haus akan yang namanya terluka,bahkan dia ingin yang namanya mati,tapi sayangnya dia selalu gagal karna kelebihan tersebut membuatnya selalu gagal untuk mati,hingga suatu hari dia ahirnya berhasil mati. namun "Ini bukan neraka, apalagi surga,terus ini dimana?" #hasil sendiri,bukan nyalin punya orang #masih pemula #gk usah hujat #ada unsur bxb' nya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • GAVILEON [END]
  • Tokyo Noir Familia [Seri 2]
  • kembalinya sang alter (Revisi)
  • RIAN OR LIAN
  • Javas Drexzer [END]
  • Arlan S2 (Selesai)
  • Aku Disini Kak! [End]
  • Indigo Or Psychopath Family [END]
  • VOYAGE

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines