MAVAKA
  • WpView
    Reads 149,342
  • WpVote
    Votes 9,806
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
Riyan Dyandra Mavaka, pemuda 20 tahun yang merupakan seorang yang sangat sangat jenius dan multitalenta,sebelum dirinya dibawa kesebuah rumah sakit jiwa. ya,dia memiliki gangguan jiwa menurut mereka keluarganya,dan gangguan jiwa yang dideritanya itu berasal dari semua kekerasan dan kekangan dari keluarganya sendiri kecuali satu orang yang masih sayang dan peduli padanya,dia Nathan abangnya Riyan. namun,Riyan juga memiliki kelebihan atau sesuatu yang diluar akal sehat? biasanya orang lain akan merasa haus akan kasih sayang keluarganya atau hal lain,namun beda lagi jika itu riyan,Riyan merasakan haus akan yang namanya terluka,bahkan dia ingin yang namanya mati,tapi sayangnya dia selalu gagal karna kelebihan tersebut membuatnya selalu gagal untuk mati,hingga suatu hari dia ahirnya berhasil mati. namun "Ini bukan neraka, apalagi surga,terus ini dimana?" #hasil sendiri,bukan nyalin punya orang #masih pemula #gk usah hujat #ada unsur bxb' nya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines