Jalan Pulang

Jalan Pulang

  • WpView
    Reads 496
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sat, May 4, 2024
Manusia selalu melangkah jauh mencari jalan terbaik, tetapi begitu dihadapkan jalan berliku, semua menjadi kambing hitam termasuk Tuhan. Akhirnya, jalan yang benar-benar dipilih hanyalah keputusasaan. Tapi sesungguhnya ketika manusia benar-benar menaruh iman hinggap di hatinya. Bahkan jalan terjal sekalipun dapat dilewati. Inilah kisa tentang Jalan Pulang. Semua manusia mencari jalan pulang dengan bekal terbaik. Dari waktu ke waktu. Hari ke Hari. Pulang adalah kembali. Namun apa jadinya jika jalan pulang yang dipilih adalah jalan terlarang. Hanya satu kepastian yang pasti: mati.
All Rights Reserved
#31
jalanpulang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Temu Rasa
  • Yang Tak Terucap...
  • TAKDIR ?
  • Delapan Langkah Menuju Pulang
  • RUMAH TENGAH
  • KUMPULAN KISAH MANIS KEHIDUPAN ( Complete )
  • Hambaruan
  • Sedekat Nadi Sejauh Matahari [BELUM REVISI]
  • Behind the Silence
Temu Rasa

te.mu1 /têmu/ • v sua; jumpa: Ra.sa • n tanggapan hati terhadap sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut) --- Ellia Kana Pravina dan Sabda Argani Tjandra menjalani hidup di persimpangan jalan. Ellia, anak bungsu yang selalu berada dalam bayang-bayang keputusan ayahnya, memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya demi merawat ibunya yang semakin rapuh. Namun, di balik keputusan itu, ia merasa tersesat-seperti tak pernah benar-benar hidup untuk dirinya sendiri. Sabda, anak sulung dari keluarga besar, memilih meninggalkan karir gemilang di setelah bertahun-tahun berkutat dengan pekerjaan. Ia pulang dengan kerinduan besar pada keluarganya, namun juga membawa kegelisahan tentang arah hidupnya sendiri. Di tengah pencarian itu, Sabda merasa kehilangan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar rutinitas pekerjaan. Di bawah langit yang sama, kedua jiwa ini bertemu-menyadari bahwa rasa, dalam segala bentuknya, adalah bagian dari perjalanan manusia. Bersama, mereka mencoba memahami arti rumah, keluarga, dan keberanian untuk menata ulang kehidupan yang selama ini terjalin rumit. Sebuah kisah tentang pertemuan yang membawa harapan, keraguan, dan akhirnya, keikhlasan untuk menerima rasa dalam hidup. --- Januari, 2025.

More details
WpActionLinkContent Guidelines