IQALA

IQALA

  • WpView
    Reads 597
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing3h 8m
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 4, 2024
Hanya ada dua pilihan ketika seseorang khawatir akan masa depan, yang pertama ia akan memaksa menerobos ke depan walaupun jalannya sulit, yang kedua adalah bertahan dengan yang sekarang sudah digenggam. Sebagian orang memilih jalan pertama karena yakin masa depan bisa diubah, sebagian lainnya memilih jalan kedua, jalan aman yang setidaknya membuat orang menjalani hidup sesuai standar minimal di daerah tertentu. Bagi Iqala, ia selalu percaya bahwa masa depan selalu bisa diusahakan lebih baik. Masalahnya, banyak hal terjadi ketika ia memaksa menerobos jalan yang asing tersebut. Tersesat, terperosok, kehabisan bahan bakar, atau mungkin jatuh ke jurang. Mampukah Iqala bertahan dan menerobos jalan yang sulit itu? Akankah Iqala menaklukan kekhawatirannya akan masa depan?​ #CCNovelWorkshop2024 #BentangPustaka #IQALA
All Rights Reserved
#2
kegagalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Woman Who Called Mother
  • Putar Arah
  • ESCAPE: Tale of Obsession and Longing
  • HIGH SCHOOL HEARTBEATS
  • Kisah Ku II HIATUS II
  • PARADOX 2147
  • 𝐒𝐡𝐞'𝐬 𝐌𝐲 𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 { 𝗢𝗚 }
  • Mrs. Ex-Girlfriend

Jika doa ibumu tak kunjung dikabul. Maka salahkan saja Tuhan. Karena ia mengingkari janjinya untuk mengabulkan, segala doa yang ibumu panjatkan. * Dalam ketidaktahuan. Setiap pertanyaan tak punya jawaban. Dalam ketidaktahuan. Yang terbaik belum tentu sempurna. * Sejauh kaki melangkah. Aku tak pernah melihatmu berdiri di sana. Sehitam cat tembok rumah. Kau tak pernah ingin merubahnya. Sebiru laut, seluas langit, adakah ruang kosong di dalam hatimu, Bunda? * Dalam kantong keserakahan aku memohon. Sebening air matamu. Seluas pengampunanmu. Aku minta maaf.

More details
WpActionLinkContent Guidelines