Misterius Pembunuhan

Misterius Pembunuhan

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 7, 2024
Tentang sekelompok para remaja yang terjebak pada apartemen angker hidup disana dengan tak sengaja diundang oleh makhluk halus penunggu apartemen tersebut. Makhluk halus tersebut meminta para sekelompok remaja tersebut untuk menyelidiki sebab sebab pembunuhan massal yang terjadi pada masa tahun silam. Apakah sekelompok para remaja itu ingin membantu atau malah mengabaikan nya? , jika tidak membantu nya maka habis nyawa remaja tersebut dipermainkan oleh para makhluk halus tersebut.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#17
giselleaespa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • RUMAH SINTA
  • Asphodel ✓
  • TETANGGA [ kamar 04 ] .
  • Kematian Tak Bercerita
  • ILMU HITAM (COMPLETED)
  • HIKING (END)
  • Penghuni Asrama
  • One Night Murder
  • PANTHERO SECRET [END]
  • My School Mystery (Selesai ✅)

"Kapan lagi dapat tempat creepy kaya gini" - (Ipang) "Dia ga nyanyi lagi, tapi malah seperti merintih..." - (Jon) "Dia biasa dipanggil Sinta sama orang-orang kantor. Kadang muncul di ruangan atas, kadang duduk di tangga, kadang mondar-mandir juga di sini, di pantri" - (Ucun) "Asal lu tahu, pegawai-pegawai sini memang sukanya cerita-cerita mistis, serba klenik. Yang ngga ada seolah-olah dibikin ada, seakan-akan nyata" - (Andri) "Dari awal datang ke sini memang sudah merasakan hawa yang nggak enak, nggak bersahabat. Ternyata betul perkiraan gue, rumah ini ada setannya!" - (Dedi) "Sebab aura negatif di tempat ini tidak lebih jahat dari hati orang-orangnya". Sesosok jiwa yang masih terikat jerat-jerat duniawi, membuatnya terus bergentayangan di setiap sudut ruangan. Meski bukan lagi rumahnya, ia tetap betah bersemayam di antara lalu-lalang orang-orang untuk merintih, meratapi masa lalu. Malam adalah gerbang, hening jadi mantra pengundang. Ia akan tiba. Sinta, kami biasa menyebutnya...

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan