My Sweet Teacher Kahfi

My Sweet Teacher Kahfi

  • WpView
    Membaca 19
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 24, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Asalkan bersama kamu, saya mau kok!" balas Kahfi sambil tersenyum ke arah Dinda. "Waduh, nih bapak bikin gue klepek-klepek!" ucap Dinda dalam hatinya. "Makanya bapak jangan kelamaan jomblo, pak. Ini nih efek kelamaan jomblo, jadinya kagak nikah-nikah nih bapak!" ucap Dinda. "Emangnya kamu mau nikah sama saya? Saya siap kok nungguin kamu sampai lulus sekolah. Atau kamu tamat kuliah juga gak apa-apa!" ucap Kahfi. "Duh, bapak, jantung saya gak bisa dikondisikan!." Ya, siapa suruh membangunkan kulkas dua pintu seperti Kahfi. ⚠️Maaf kalau cerita nya gak nyambung!⚠️ #masihpemulajangandibully #mysweetteacherkahfi #murnikaryasendiri Start : Sabtu, 20 April 2024
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#42
dinda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ANDINI (SUDAH TERBIT NOVEL CETAKNYA)
  • Om, Ayo Nikah!
  • Dare X IPA-3 [𝙃𝙊𝙊𝙉𝙎𝙐𝙆]
  • CINTADIMAS
  • Found You
  • Marry You?
  • impLOVEssible ✔ [ Sudah Terbit ]
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • Aldzi & Azifa | Perjodohan (SUDAH TERBIT)

::Telah terbit dalam versi novel cetak:: Beberapa part dihapus untuk kepentingan penerbitan. Rank #2 in #romance (13 Mei 2018) #3 in #romance (9 Mei 2018) 🍁🍁🍁 "Kamu yakin mau nikah sama saya?" Pertanyaan Gilang membuat Andini nyaris menyemburkan es jeruk yang baru saja ia teguk. "Nggak pake basa basi banget ya?" protes Andini. "Lah, tadi katanya mau ada kelas lima belas menit lagi?" Gilang menjawab dengan santai. "Saya nurut ayah saya saja." "Artinya kamu mau nikah sama saya kalau ayah kamu nyuruh begitu?" Andini mengangkat kedua bahunya sembari menyeruput es jeruknya dengan sedotan. "Insyaallah keputusan ayah adalah yang terbaik buat saya," lanjutnya. "Tapi saya nggak cinta tuh sama kamu." "Sama, saya juga kok." "Saya cintanya sama orang lain. Gimana dong?" "Ya kenapa Mas nggak nikah saja sama orang itu?" "Orangnya nggak mau saya nikahin." "Wah, kasihan dong Mas." Gilang tertawa. Antara kesal, namun juga kagum karena gadis di hadapannya bisa segera mengimbanginya. "Lebih kasian mana sama kamu? Disuruh nikah sama laki-laki yang cintanya ke orang lain?" Andini mendengus. Laki-laki ini memang benar-benar menyebalkan. "Segala kemungkinan bisa terjadi. Siapa tahu nanti Mas bakal jatuh cinta setengah mati sama saya." Andini sengaja memasang espresi ter-angkuh yang bisa ia persembahkan pada lelaki di depannya. "Oh ya? Saya nggak janji ya," cibir Gilang. "Saya juga nggak minta mas janji sama saya kok. Janjinya sama ayah saya saja." Andini menyeruput es jeruknya hingga tandas. 🍁🍁🍁 (Gilang, 29 tahun, pegawai BUMN pelabuhan.) (Andini, 20 tahun, mahasiswi fakultas ekonomi.) ??? Copyrights ©2018 by Santy Diliana Ilustrasi Cover By : Vilsmeier Telah terbit novel cetak dan e book di google playstore.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan