We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ale dan Yogyakarta

Ale dan Yogyakarta

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Yogyakarta adalah kota yang tidak lepas dengan segala keunikannya. Kota yang memiliki daya tarik tersendiri bagi semua kalangan. Daya tarik tersebut juga berlaku untuk seorang Kalena Della. Yogyakarta mengenalkan banyak hal untuk ale, terutama mengenalkan Alka Abimanyu. Kalena Della, seorang gadis dari Bandung, melanjutkan kunjungan rutin ke kota kelahirannya. Sekaligus mencari nuansa berbeda dari ramai nya Bandung. Ia selalu merindukan tentang keindahan dan kehangatan kota lamanya. Tujuannya menikmati suasana dan melepas kerinduan.Tapi takdir mempertemukan Ale dengan Alka Abimanyu. Lelaki tenang, penuh perhatian, dan tampaknya pemandu yang tepat untuk menemani Ale pergi untuk menemukan sudut-sudut terbaik dari kota ini. Dalam perjalanan mereka menjelajahi Yogyakarta, Ale tidak hanya menemukan keindahan kota ini, tetapi juga menghadapi perasaan yang baru tumbuh dalam dirinya. Perasaan yang penuh dengan tanya-apakah ia hanya terpesona oleh suasana kota ini, atau ada suatu hal lain? Di tengah hiruk piruk Yogyakarta , Ale harus memutuskan-apakah perjalanannya hanya sementara, atau Yogyakarta dan Alka telah menjadi bagian dari kisah yang tidak akan ia akhiri. ---
Creative Commons (CC) Attribution
#142
yogyakarta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yogyakarta Mendarah
  • KENANGAN KOTA JOGJA KALA ITU [On Going]
  • 3726 MDPL : KALENDRA DAN SENJA
  • Nostagia dalam perjalanan
  • ALEXON [END]
  • Yogyakarta dan Kenangan
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi
  • Yogyakarta

❝Shakuntala, di penghujung harimu yang melelahkan, aku harap tanganku, bahuku, dan pelukanku akan menjadi tempat ternyamanmu untuk pulang. Tapi maaf jika di penghujung harimu yang lain, aku tak lagi bersamamu di sini. Kamu tahu, manusia itu datang dan pergi, kamu tidak bisa menahan mereka selamanya di bumi. Maaf, maaf karena pada akhirnya aku pamit undur diri dan perpisahan itu tidak dapat kita hindari lagi. Sampai jumpa di lain hari yang lebih indah, dengan senyum yang merekah lebih dari bahagia, Shakuntala.❞一 Maheesa Djayarinka Laskara Sastra. ❝Maheesa, setelah kamu pergi, Jogja dan semua tentangnya tak sama lagi. Tak ada pelukan hangat darimu lagi, tak ada genggaman erat tanganmu lagi, tak ada bahu bersandar untukku lagi, dan tak ada rumah paling nyaman untukku pulang lagi. Hingga di penghujung hariku tanpa kamu, ketika kisah kita tak lagi sehangat rengkuh, aku pernah berkata padamu, kita adalah satu. Maka padamu, pulangku menuju.❞一Shakuntala Dimitri Mandalingga. Kepada : semesta tanah Yogyakarta, buku ini menceritakan perihal kehilangan-kehilangan pilu, masa lalu yang menciptakan fana semu, dan reluk di penghujung rindu yang ingin menyatu. Tokohnya adalah dua frasa rumpang yang tak pernah rampung, menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang berkabung. Selamat berlabuh di cerita Yogyakarta mendarah, kalian akan diperkenalkan kepada Maheesa dan enam temannya yang memiliki cerita berbeda-beda. Jangan lupakan Shakuntala, puan belahan jiwa, kalau kata Maheesa一Tuan Yogyakarta dan sejuta luka di hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines