* ini bukan cerita remaja yang penuh drama percintaan.
* Ini juga bukan cerita sebuah geng motor atau geng yang hendak memecahkan sebuah kasus.
*Bukan cerita misteri, teka-teki, aksi, dan sejenisnya.
Butt,,,, this is story...
- Luka yang disembunyikan, tawa yang dibagi dan tangan yang tetap menggenggam meski dunia runtuh.
- Persahabatan, Kekeluargaan, Mental Health, serta Slice of Life menjadi genre utamanya.
- Jika kamu mencari cerita sederhana yang menyentuh, maka ini buatmu...
~Setiap kehidupan memiliki alurnya masing-masing, jadi selayaknya saja menjadi manusia dan jangan memaksakan apa yang tidak bisa kamu dapatkan, karena setiap insan mendapatkan porsinya sendiri dalam kehidupan~ Held Together
🌞🌞🌞
"Bapak Lo duda dan emak gue janda, bukankah mereka kombinasi yang sempurna untuk dipersatukan Han?" - Rin
"Sorry lagi gak buka Open Pre-order Mama tiri." - Hana
"Duka yang kita rasakan saat kehilangan orang yang kita sayangi adalah harga yang harus kita bayar dari pertemuan." - Skylee
"Gue adalah anak yang tidak diinginkan kehadirannya, itu sebabnya gue di buang ke panti asuhan." - Lia
"Gue bukan anak broken home tapi gue tetap kehilangan peran mereka." - Ala
"Gue cuma mau rumah yang banyak warna bukan backsound pecahan barang atau suara yang saling beradu." - Claura
Notes : - yang suka cosplay jadi tukang fotocopy dilarang di lapak ini.
So what?! Ayo baca!!
"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak."
Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer.
Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta.
Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib.
Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar.
Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya.
Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu.
Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya?
~~~
DILARANG PLAGIAT (ノ`Д')ノ彡┻━┻
pernah di unpublish karena di revisi.
#01 teenfiction [ 20 Maret 2026]
#01 absrud [ 20 Maret 2026]
#01 gambar [ 20 Maret 2026]
#01 fiksi [31 Maret 2026]
#02 komedi [ 20 Maret 2026]