Divine Souls : Singularity (Indonesia Edition)

Divine Souls : Singularity (Indonesia Edition)

  • WpView
    Reads 366
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2024
Kisah Klasik RPG Dungeons and Dragons dibawa dalam lantunan kisah ini. Dunia Mortrea Sea Quantunoa adalah tempat di mana kisah ini berlangsung. Bayangkan konsekuensi dari setiap tindakan dan tujuan yang diambil-apakah perbuatan kita mempengaruhi dunia lain yang berjalan seiring waktu? Empat orang terpilih menjadi kunci perubahan. Tindakan mereka di masa lalu dan masa depan memengaruhi seluruh dunia tanpa mereka sadari. Arslan, sang Warlock; Giovanni, si Monk; Rath, sang Dark Knight; dan Vivodkh, Black Dragonborn, membawa petualangan penuh suka dan duka. Sudut pandang akan terus berubah, mengungkap lapisan-lapisan kisah ini. Terima kasih kepada para pemeran: Arslan (Abyan) Giovanni (Rifqi) Rath (Rasya) Vivodkh (Razka) Yve (Nayla)
All Rights Reserved
#138
fantasyadventure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crimson Veil
  • Twinblossom
  • Arkanthia: Bayang-Bayang di Menara Aetherion
  • [END] Perfect Half
  • Dear ASSASSIN✓
  • Echoes
  • [3] ENIGMA : THE LAST KING[√]

Di dunia yang dibentuk oleh kehendak dan kekuatan, hanya segelintir yang terlahir dengan kemampuan untuk menantang takdir. Nova, pemegang Rank S termuda di Akademi Aetherion, tidak hanya mewarisi seribu pedang dari leluhurnya-ia juga mewarisi rahasia kelam yang dapat mengoyak keseimbangan dunia paralel. Saat organisasi bayangan yang dipimpin oleh sosok misterius bernama **Orion** perlahan menunjukkan taringnya, Nova terseret dalam konflik yang bukan sekadar perang antar akademi, melainkan benturan antara *kehendak manusia* dan kekuatan kuno yang lebih tua dari waktu. Bersama rekan-rekannya-Nevara si penyegel yang kehilangan masa kecilnya, Rafa si pewaris terakhir Klan Nadir, Senja sang ahli strategi, Reiner sang petarung agung, dan Freya sang penyembuh maut-Nova menghadapi musuh-musuh yang tidak hanya ingin menghancurkan dunia, tetapi juga menghapus semua *kemungkinan untuk berubah*. Namun pertarungan terbesar bukanlah melawan Orion, melainkan melawan versi muda dari diri mereka sendiri-luka, ketakutan, dan penyesalan yang selama ini mereka sembunyikan. Dalam puncak pertempuran yang mengguncang batas dimensi, Nova tidak hanya menurunkan pedangnya untuk bertarung. Ia berdiri sebagai simbol bahwa **masa lalu tak bisa dihapus, tapi bisa diterima**. Dan bahwa harapan, meski rapuh, tetaplah kekuatan paling kuat di antara reruntuhan dunia. Setelah semua retakan diperbaiki, dan bintang-bintang kembali bersinar di langit malam, mereka yang bertahan tidak memilih untuk memerintah atau dielu-elukan. Mereka memilih untuk hidup-membuka sekolah, menanam taman, mengasuh anak-anak, dan menjaga rahasia dunia dengan tenang. Karena pada akhirnya, *kemenangan sejati bukan tentang siapa yang paling kuat... tapi siapa yang masih bisa mencintai setelah semuanya runtuh.*

More details
WpActionLinkContent Guidelines