CINTA SI GENDUT

CINTA SI GENDUT

  • WpView
    LECTURI 333
  • WpVote
    Voturi 26
  • WpPart
    Capitole 3
WpMetadataReadPentru adulțiÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare dum, iun 23, 2024
WpInfo
Ficțiune
Dragoste
"Eh huja-an." "Eh Mas Adit!" seru Rara kaget ketika membalikan tubuhnya yang gemoy kerena lemak lalu menatap wajah Adit dengan kaget, karena posisi mereka berdua sangat dekat sekali. "Nanti sakit, jangan main hujan." "Eh, Mas." Makin kaget Rara ketika Adit mengucapkan hal tersebut, membuat Adit makin gemas dengan wanita didepannya ini. Inilah kisah cinta Rara si gendut bermulai dengan seorang juragan bawang, teman kampung sebelah. "Iya ini Mas, hayuk kita pulang". __________________________________ Publish : 13 April 2024/ Dwi Aprilia
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Terlanjur Resepsi
  • Arena Vs Andreas [TAMAT]
  • tumbal gadis perwan
  • SAMARA [ON GOING]
  • REALIZE [END]
  • Jodoh Dari Allah [ Terbit ]
  • Kapan Resign? (SELESAI)
  • Zelian
  • My Sugar Candy (SELESAI)
  • Pretty Uncle [End]

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut