Begini?
  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 31, 2024
[REVISI DI AKHIR SETIAP KELIPATAN 5] Arien tersenyum tipis. hidup itu terkadang senang terkadang hampa. Arien sadar itu. kehidupan tak pernah senang berhenti menghancurkan Arien. Ini kan jalan nya. Siapa kau berani menganggagunya? Kau bukan tuhan? Maka bukan hak mu. Semua akan coba diatur, Arien hanya berusaha meralat. Ketetapan apa yang belum terjadi? Usaha ku. Ku ubah. Arien tau apa yang bisa atau tidak bisa dia lakukan. Jika tidak bisa pun akan di usahakan. Arien berusaha melupakan kecemasanya. Dia meninggalkan semuanya pada tahun itu. Ketakutanya. Kehidupan tak akan kesepian jika Arien tidak membutuhkan orang lain. Itu usahanya! Sial Lagi Lagi dia gagal Ditulis: 3 Mei 2024 Dipublis: 20 Juni 2024 Tamat:-.
All Rights Reserved
#550
rain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Apa yang Mereka tidak Tahu
  • Arcus & Raine [On Going]
  • Raina Story
  • ERLEBNISSE (TERBIT)
  • RALINE
  • CEYRON ALLISTAIR
  • AILEEN & REGAN [TELAH TERBIT]
  • Assalamu'alaikum Jinan ✓

[15+ Family and psychology] Aira Anidry tahu satu hal dengan pasti: berharap adalah cara paling cepat untuk hancur. Setiap kali ia menggenggam harapan-untuk dirinya sendiri, untuk keluarga yang tak pernah benar-benar memeluknya, untuk masyarakat yang gemar menghakimi, bahkan untuk Tuhan yang terasa begitu jauh-ia justru kehilangan kendali. Seolah hidup selalu menemukan cara untuk menertawakannya. *** Di rumah, Aira tumbuh di antara tatapan kecewa dan tuntutan yang tak pernah ada ujungnya. Di sekolah, ia belajar bahwa diam adalah satu-satunya cara bertahan dari ejekan dan hinaan yang tak kenal belas kasihan. Tidak ada yang tahu bahwa senyum tipisnya hanyalah topeng. Tidak ada yang sadar bahwa setiap luka yang ia telan perlahan sedang membunuhnya-sedikit demi sedikit. Aira berjalan menyusuri hidup seperti orang yang tersesat. Mencari ketenangan jiwa di tempat-tempat asing, sampai ia hampir lupa bagaimana caranya pulang. Karena sesungguhnya, Aira tidak lagi ingin dimengerti. Aira hanya ingin lenyap. Menghilang dari dunia yang tak pernah lelah menuntutnya menjadi sempurna. Start Update: 20/02/26 Finish:

More details
WpActionLinkContent Guidelines