Ranjau Waktu

Ranjau Waktu

  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 15, 2024
Banyak yang bilang, masa putih-abu adalah saat yang tepat untuk cinta bersemu. Dua hati bertemu, bunga-bunga pun bermekaran. Serasa dunia milik berdua, yang lain buang saja ke lautan. Cinta, satu kata penuh makna. Berjuta tafsiran di sandingkan padanya. Arfan dengan game? Ya, itu cinta. Toro dengan konspirasi alien? Ya, itu cinta. Pak Galuh dengan tengkorak manusia purba? Ya, itu cinta. Pak Rama dengan ulangan matematika dadakan? Jangan percaya. Kalau yang ini bukan cinta namanya. Si Bapak saja yang terlalu senang membuat muridnya menderita. Apapun pendapat kalian soal cinta, itu hak kalian untuk percaya. Merupakan hak-ku pula untuk memilih apa yang mau ku yakini. bagiku, cinta itu omong kosong, penderitaan, bajingan, menjijikkan, ku biarkan kata-kata itu tertanam dalam kepercayaan; di biarkan menggebu, bersatu dengan emosi yang semakin berkobar bersamaan dengan panasnya telinga saat mendengar kikikan Ibu di halaman belakang. Ahh, yang lagi kasmaran. Bertelepon dengan selingkuhannya lagi, tuh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Story Of School
  • (Eks-In) Trovert || END
  • Antara Aku, Kau dan Dia  {TERBIT}
  • Teruntuk, Tanpa Nama.
  • Bendahara Kelas [Completed]
  • EX! [✔]
  • Edelweis
  • Asmara Putih Abu-abu [ON GOING]

(FOLLOW DULU SEBELUM BACA) Apakah kamu percaya bahwa setiap impian akan terwujud? Bagaimana jika hal itu dipatahkan oleh sang penjahat tak terduga? Apakah kamu akan menyerah? Apakah kamu akan membiarkan mimpi dan asa itu mengambang begitu saja tanpa menemukan dermaga untuk berlabuh? "Ngapain lo disini? Jangan ganggu gue!" Nayra Senja Dikara, gadis 15 tahun yang baru saja akan menempuh dunia putih abu-abu. Khayalannya begitu indah tentang masa-masa itu. Dia berharap masa putih abu-abunya akan seindah khayalannya. Hujan dan senja, dua hal yang bisa menggambarkan seorang Nayra. Dia amat menyukai hujan dan juga penikmat keindahan senja. Dia mengira masa remajanya akan berjalan mulus. Tapi ternyata tidak, ada banyak bebatuan yang menghadang jalannya. "DASAR NGGAK TAU DIRI!!" "Hah? Apa? Nggak tau diri? Lo bilang gue nggak tau diri? Nggak salah lo?" Akankah masa putih abu-abu Nayra seindah khayalannya? Seperti apa saja rupa bebatuan yang akan menghadang jalannya? Ini hanya cerita tentang seorang gadis penikmat senja dan masa remajanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines