Teror Kakek Mail

Teror Kakek Mail

  • WpView
    LECTURAS 24
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 6, 2024
WpInfo
Ficción
Terror
Aku adalah Kakek Mail, yang tertabrak kereta api. Pada jam tiga pagi aku pergi ke sawah untuk menyiram ladang. Waktu pulang aku duduk sebentar di rel perlintasan kereta api, tiba tiba aku mendengar suara nyanyian sinden yang membuat aku terbuai dan merebahkan tubuhku di rel, aku pun tertidur merasa tidur di kasur yang empuk dan di belai seorang wanita yang bernyanyi itu. Tak lama kereta api pun datang melindas tubuhku, sehingga tubuhku hancur dan terpotong beberapa bagian, kepalaku entah menggelinding ke mana. Sejak saat itu aku meneror warga sekitar.
Todos los derechos reservados
#457
kuntilanak
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • jangan percaya seseorang
  • Gentayangan di Kereta Terakhir
  • Kembali
  • 1. Imah Leuweung - Rumah Hutan
  • GATE OF DESTINY
  • Past Recording [48] | End
  • Kisah Horor: Teror Jam 12 Malam
  • MISANTHROPE
  • Siren: The Enchanted Melody
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah

Tiga tahun lalu, aku melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku-aku menghancurkan hati seseorang yang paling tulus mencintaiku. Namanya Ellen. Dia segalanya. Tapi waktu itu, aku memilih orang lain... dan melepas satu-satunya orang yang seharusnya aku jaga. Kini, dia telah bahagia bersama yang lain, sementara aku? Masih terjebak dalam bayangannya. Dalam penyesalan yang diam-diam membunuhku setiap malam. Saat aku memutuskan untuk tinggal sementara di rumah kakek dan nenekku yang sepi, segalanya mulai terasa aneh. Rumah itu terlalu tenang. Terlalu dingin. Ada suara-suara yang muncul ketika semua sudah tidur. Ada bayangan yang muncul saat aku berpikir tentang Ellen. Aku tahu ini mungkin cuma rasa bersalah... tapi semakin lama, rasanya semua ini lebih dari sekadar ilusi. Apakah masa lalu benar-benar bisa menghantui seseorang? Atau ini cara semesta mengingatkanku-bahwa aku telah menyia-nyiakan seseorang yang tak akan pernah kembali? "Jangan Percaya Seseorang" bukan hanya kisah cinta biasa. Ini tentang penyesalan yang tak bisa ditebus. Tentang seseorang yang berusaha menebus dosa kepada cinta pertamanya. Dan tentang bisikan-bisikan malam yang terdengar seperti suara seseorang yang dulu pernah mencintaimu... tapi kini tak lagi manusia. Jika kamu pernah menyakiti seseorang yang tulus... cerita ini akan terasa sangat dekat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido