Love Behind the Polaroid (Sudah Terbit)

Love Behind the Polaroid (Sudah Terbit)

  • WpView
    Reads 193
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Nov 6, 2025
"Lihat aja nanti, gue akan terus cari lo, di mana pun lo berada. Meskipun gue mungkin gak bisa nemuin lo, tapi gue percaya pada takdir. Gue yakin, suatu hari nanti takdir akan mempertemukan kita." Veeya Xavelya. Saat usianya baru menginjak 7 tahun, Veeya menemukan sebuah foto polaroid seorang anak laki-laki ketika sedang bermain di taman anak-anak. Tanpa ragu, Veeya memutuskan untuk menyimpan foto tersebut, berjanji pada dirinya sendiri bahwa suatu hari nanti ia akan mencari dan menemukan sosok laki-laki itu saat ia dewasa. Sejak saat itu, foto anak laki-laki itu menjadi sumber inspirasi bagi Veeya. Ia percaya bahwa cinta sejati akan membawanya pada pertemuan yang tak terduga, bahkan jika itu hanya dalam bayang-bayang masa lalu. Cover by: @res.graphic Copyright © 2024 whskmyst
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After the Fall
  • PERIHELION
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Antagonist Pick Me
  • Bodyguard Salah Alur
  • Escape : Menjadi Pengganti Dosa Kakakku
  • ENVELOVE
  • NARASI JEDA
  •  MARDARA
  • 𝐃𝐈 𝐁𝐀𝐋𝐈𝐊 𝐊𝐀𝐂𝐀𝐌𝐀𝐓𝐀 [𝐁𝐋]✓

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

More details
WpActionLinkContent Guidelines