Stardust [BounPeem Fanfic]

Stardust [BounPeem Fanfic]

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2024
Prem, mahasiswa tahun ketiga yang mimpinya hancur karena sebuah peristiwa yang ternyata lebih dalam apa yang terlihat. Rahasia apa yang tersimpan dibalik kecelakaan yang menimpanya? Boun, mahasiswa tahun terakhir yang kehilangan segalanya karena kanker. Dia sudah kehilangan semua harapan, karena keluarga dan penyakitnya. Keduanya dipertemukan di tempat yang buruk di waktu yang buruk. Tapi cinta, bukanlah sesuatu yang hanya terlahir dari segala sesuatu yang indah saja "Alam semesta ini tidak akan pernah terbentuk kalau sebuah bintang tidak meledak, menghasilkan debu bintang. Seiring waktu, debu-debu bintang itu akan bersatu, memadat dan membentuk planet yang indah. Mungkin saat ini kita adalah debu-debu bintang hasil dari ledakan itu, masih panas oleh sakitnya takdir yang kita terima. Tapi aku yakin suatu saat kita bisa bersatu dan membentuk planet kita sendiri yang indah yang kita sebut masa depan." -Boun-
All Rights Reserved
#31
bounprem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • (Feiyunxi) Meeting and Destiny [END]
  • [END]LoVe YoU tO DeAth🔞 {BOSSNOEUL}
  • My World Is Yours
  • enDure || HAJEONGKYU - JEONGKYU - KYUWOO
  • Terong Emas dan Raksasa Jingga (ORANGE)
  • And Then You Came (Completed)
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • White Sun

~FOLLOW SEBELUM MEMBACA~ bagaimana jika orang yang kamu suka malah berbalik suka sama saudaramu sendiri " kau pernah dengar phi? cinta tidak harus memiliki. saat kita melihat orang yang kita cintai bahagia maka kita akan bahagia, sebaliknya jika orang yang kita cintai sedih maka kita akan terluka, disitulah cinta yang tulus diuji " - Earth " pikirkanlah phi , jika hatimu salah memilih jalan, kau melewati tujuanmu dan datang padaku. kau salah phi, tujuanmu bukan aku, tapi Earth " - Fluke " kurasa kita harus bersaing mulai sekarang, dan kuharap kau belum mencuri start "- ohm " hatiku pernah tersesat dan tidak tau jalan pulang, tapi kau menuntunku ke sini, ke rumahku. kau rumahku, terima kasih telah menungguku yang tersesat tak tentu arah ini" - Kao . . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines