Tanpa Kata

Tanpa Kata

  • WpView
    Odsłon 14,315
  • WpVote
    Głosy 898
  • WpPart
    Części 15
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pon., sty 5, 2026
"Vean? Kamu Vean kan?" Seseorang memegang lenganku dan menariknya pelan "iya, siapa ya?" Ku balikan tubuhku untuk melihat siapa orang yang mengenaliku di daerah yang terpencil dan sangat jauh ini. Seorang wanita bertumbuh tinggi, langsing, berambut panjang, berkulit putih dan bermata sipit khas suku chinese tersenyum cantik kearahku, ekspresi senangnya tidak mampu mengalahkan tatapan teduh dari wajahnya, aku sepertinya mengenalinya tapi entahlah di mana. Belum sempat dia menjawabku, terdengar panggilan dari pembawa acara di lapangan balai desa. "selamat datang untuk dokter Frian, silahkan maju ke depan dok, berikan tepuk tangan untuk dokter Frian yang akan memberikan penyuluhan hari ini" "nanti jangan langsung pulang, tunggu aku selesai ya" Wanita itu berbicara lembut kearahku, aku hanya mengangguk saja. Aku masih melamun mengingat siapa Frian. Tiba-tiba otakku menemukan nama itu, Frian dia satu angkatan denganku pada saat SMA, si jenius yang terlalu sempurna cantik, baik, sederhana, anak orang kaya, dikagumi satu sekolah, incaran semua teman laki-lakiku tidak ada kurangnya, Terlalu sempurna bahkan. Tapi entah kenapa aku selalu merasa tidak enak setiap berpapasan dengannya, mungkin aku merasa rendah diri dan terintimidasi dengan kehadirannya, kami tidak pernah bertegur sapa aku bahkan merasa heran dia masih mengenaliku.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#788
girlslove
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • East sky first love
  • [END] I Love You
  • We Are One
  • Soal Rasa 2
  • Being Papa? Seriously?
  • Please Continue Protecting Me"IND" END
  • COMPLICATED  [END]
  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • "NORA"
  • Kakak Pramuka Cantik!

Bagaimana jadinya jika kau terus diganggu oleh pangeran es sekolah mu? "AAKKHHH KANE KAU SANGAT TAMPAN" teriak antusias para penggemar nya Ia bahkan disukai oleh seluruh wanita disekolah ini. Ya kecuali aku dan ketiga temanku "Bisa Lo minggir sekarang!" Ujar kane dingin Itu adalah kata yang paling ku ingat saat pertama kali aku bertemu dengannya disekolah. Raut wajah yang tak bersahabat itu menusuk hingga ke jantungku. Lalu hingga saat dia duduk dibelakang ku... Duk...Duk...ia terus menendang bangkuku dari belakang "Kane!" Omelku menatapnya tajam dan segera kembali menghadap depan "Lo gak nanggepin gua cewek meja depan" ujarnya 'ngapain gua nanggepin Lo. Lo aja gak bisa inget nama gua dengan benar!' batinku "kalo diajak ngomong itu liat orangnya chubby!" Tambahnya lagi Aku pun menoleh kearahnya mendapati dirinya tengah tersenyum miring sangat menyebalkan kepada ku "Siapa cewek itu?, Dia terus aja Deket Deket sama pangeran kita" cetus seseorang menatap kami tak suka 'mampus gua. bisa jadi pepes gua sama fansnya Kane pulang sekolah nanti' batin ana Inilah kisah ku saat aku baru saja menginjakkan kakiku di sekolah SMA. Dan aku harus menghadapi salah satu pangeran sekolah yang bernama Kane Atharrazka. Lebih tepatnya dialah ketuanya. Cowok paling dingin seantero sekolah tapi sering membuatku pusing kepala. Apa benar orang ini dingin? . . . . 💬Pesan untuk para Reader's Hai guys. Akhirnya setelah 3 bulan aku mengerjakan novel ini 😭 aku bisa di up juga di wattpad. Semoga kalian suka sama ceritanya ya dan maafin Erna ya kalo ada kalimat atau kata yang kurang berkenan dihati para Reader's. Soalnya ini novel pertama aku. Jadi tolong dimaklumi ya Reader's yg baik hati 😘. Aku juga pasti bakal terus mengasah dan belajar lagi untuk memperbaiki kesalahannya😊 Dan jangan lupa untuk dukung aku dengan vote, coment, dan bagikan ya. Terima kasih ❤️❤️❤️😘🥰

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści