Wizards of Moras

Wizards of Moras

  • WpView
    Reads 703
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 9, 2016
WpInfo
Fiction
Fantasy
Jadi cewe populer, cantik, disukain banyak cowok merupakan mimpi sebagian besar anak perempuan remaja jaman sekarang. Tapi tidak untuk Emily, dia tidak memiliki mimpi ataupun tujuan hidup. Kesehariariannya yang biasa di bully, membuat dirinya acuh tak acuh dengan kehidupan di sekolahnya. Walaupun ini semua berat tapi bagi Emily ini hal biasa dan ia tidak peduli. Tapi hidupnya berubah total saat menemukan buku mungil. Benar saja. Buku itu bagai portal ke kehidupan. Portal ? Yap, PORTAL! "That book is literally a magic carpet ride entering a portal to a new world" -Emily ✨
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIREYA
  • GUE JADI COWOK?! (Transmigrasi BL)
  • BULAN (On Going)
  • Dua cangkir satu Meja
  • Sugar Mommy [Tritologi My Ceo]✔️
  • light from the darkness||LOOKISM
  • Perfect Butterfly🦋
TIREYA

JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR SEBELUM MEMBACA. OK Leee~... Up tidak menentu, pantengin aja. Jangan lupa masukkan dalam perpustakaan mu agar dapat pemberitahuan ( ͡°⁄ ⁄ ͜⁄ ⁄ʖ⁄ ⁄ ͡°) HAPPY READING GUYS! "Jika aku bisa mengulang waktu, tidak akan aku mau mengenalmu. Tidak akan ku biarkan diriku tersakiti olehmu" -Tireya- Kisah tentang seorang wanita beranak 1 yang mengalami nasib sial, sampai ditinggalkan oleh suami dan anak perempuannya. Ciitttt... Brukk... "Arggh" Tubuh rapuh itu menabrak tembok rumah tetangga, lalu terjatuh di tanah. 'Seandainya aku tidak pernah mengenalnya... seandainya" *** "Akkhh" Seorang gadis kecil terbangun dari mimpi buruknya, dengan napas memburu. "Apa? Aku hanya mimpi buruk?" "Tidak! Mimpi buruk tidak menyusutkan badan bukan? Apa aku masih berada di dunia mimpi? Ssstt, tapi cubitan ini terasa sakit. Jadi ini bukan mimpi?Aku kembali menjadi seorang anak kecil?" pekik anak itu sambil mencoba mencubit dirinya sendiri, lalu meringis karenanya. Ia melihat tampilan dirinya dari cermin. "Wah, ini gila. Tidak, aku rasa aku yang telah menjadi gila" *** Halo Readers ini adalah karya pertamaku, semoga kalian menyukainya ya. Salam Hangat : Lilac~

More details
WpActionLinkContent Guidelines