Mala patricia pradivta
Situasi kaya gini yang nggak aku suka,gak bisa ngendaliin emosi.
"Aku butuh dukungan, buakan cacian."
"dasar anak gak tau di untung!!!."
Bu,tolong pelankan sedikit suaramu. Semua kata-kata kasar itu sering bersarang di kepalaku. Mentalku rusak. Aku hancur ... benar-benar hancur.
Sejak saat itu . Aku , Mala patricia pradivta , sering merasa tidak adil akan dunia .
Perihal anak di usia masih pertumbuhan sepertiku, harus dihantam keras oleh banyaknya masalah keluarga.
Ini bukan hanya perihal keluarga . Namun juga perihal cinta , dendam, sahabat dan asa.
inilah , kisah lusuh milik Mala patricia pradivta.
"Dia cuma orang baru di hidup kita mah, andai eza, aku dan mamah itu udah kenal lama. Cuma perkara dia, mamah jadi gini ke aku?"
"Diam kamu! Siapa yang ngajarin kamu berguru ke mamah, ha?! Sopan kamu begini?"
Ini bukan hanya sekedar soal percintaan, namun juga tentang keluarga yang sudah hancur lebur. Dimana 1 keluarga tetap bersama, tetapi isinya hanyalah sebuah luka.
Dimana mental seseorang dipermainkan oleh sebuah pertemanan, percintaan dan juga keluarga.
Pensaran bukan? Yuk pantau terus hasil karya aku.
Semoga karya aku bisa jadi motivasi buat kalian dan ambil sisi positif-nya ya.
Terimakasih dan selamat membaca💜.
Start : 11 desember 2021