Jodoh Di Bulan Ramadhan (One Shot)

Jodoh Di Bulan Ramadhan (One Shot)

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, May 8, 2024
Dina berlari sangat kencang saat memasuki lift yang hendak tertutup. "Huuff, untung saja!" Lega Dina karena berhasil masuk tepat waktu. "Kok bisa telat sih Din?" Tanya Rina teman sekantor Dina yang telah menemaninya hampir sepuluh tahun, kurang sebulan lagi. "Gak bisa tidur semalaman." Pusing Dina mengingat ibunya di Aceh yang selalu menyuruhnya pulang. "Makanya jangan kebanyakan ngopi,gitu kan jadinya." Beo Rina menekan tombol angka delapan. "Udah biasa." Dina cengengesan membuat Rina mendengus ringan.
All Rights Reserved
#12
nikahkilat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKANESHA
  •  MY WIFE IS MY NURSE
  • ISTRI BAYARAN-PEMUAS NAPSU (ON GOING)
  • May I Love You?
  • I hate, love you
  • Save It Before You Need It (End)
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • Happiness [Completed]
DIKANESHA

Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines