Pulang Kampung

Pulang Kampung

  • WpView
    Membaca 277
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 4, 2024
Kampung halaman. Dua kata yang terdengar begitu akrab juga sekaligus asing bagi Abdul. Telah 10 tahun berlalu semenjak kepulangan terakhirnya menuju kampung di mana ia berasal. Bukannya tak rindu, tapi keadaan memaksa Abdul untuk terus menunda rencana tersebut. Apalagi, ia memiliki alasan kuat untuk tidak pernah kembali ke kampungnya tersebut. Satu-satunya alasan yang memaksanya pulang adalah adalah keberadaan kedua orang tuanya. Bersama istri dan ketiga anaknya, Abdul lebih memilih bertahan hidup di kota, meski ia harus bekerja dua kali lipat lebih keras dibanding saat tinggal di kampung dahulu, meski harus menahan rindu selama 10 tahun. Kini, bahkan Abdul tidak berani pulang karena khawatir mengecewakan kedua orang tuanya. Bagaimana ia akan pulang, jika nasib baik yang ia usahakan selama ini tak kunjung datang? Bagaimana ia akan pulang, jika memberi kehidupan yang layak bagi keluarga kecilnya saja ia belum mampu? Akankah Abdul mengusahakan untuk pulang kali ini? Bagaimana ia mengusahakan untuk pulang di tengah segala keterbatasannya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
isusosial
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Not My Home (On going) Hiatus
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Saatnya Menikah! [Completed]
  • As Possible
  • Never Ends
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • A Light Far in Sight
  • THE FIND LOVE

"Kadang, pulang tidak membuatmu merasa di rumah." Alvaro tidak ingat siapa dirinya, dan mungkin ia tak ingin mengingat. Hidupnya adalah perjalanan penuh luka, kebisingan yang tak dimengerti, dan wajah-wajah yang terasa asing... hingga semuanya berubah saat ia dibawa ke tempat itu-mansion megah dengan keluarga yang mengaku mengenalnya. Mereka bilang dia anak mereka. Mereka memeluknya seperti darah daging. Tapi bagaimana jika yang mereka cintai bukan dirinya, melainkan bayangan dari anak yang telah lama hilang? Di antara kehangatan yang terasa asing dan senyuman yang terlalu sempurna, Alvaro mencoba bertahan. Tapi semakin ia menolak untuk peduli, semakin dalam ia ditarik ke dalam pusaran masa lalu yang seharusnya tak pernah kembali. Karena rumah... kadang bukan tempatmu merasa aman. Tapi tempat semua rahasia menunggu untuk ditemukan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan