Pulang Kampung

Pulang Kampung

  • WpView
    Leituras 305
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Capítulos 18
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mai 4, 2024
WpInfo
Ficção
Romance
Kampung halaman. Dua kata yang terdengar begitu akrab juga sekaligus asing bagi Abdul. Telah 10 tahun berlalu semenjak kepulangan terakhirnya menuju kampung di mana ia berasal. Bukannya tak rindu, tapi keadaan memaksa Abdul untuk terus menunda rencana tersebut. Apalagi, ia memiliki alasan kuat untuk tidak pernah kembali ke kampungnya tersebut. Satu-satunya alasan yang memaksanya pulang adalah adalah keberadaan kedua orang tuanya. Bersama istri dan ketiga anaknya, Abdul lebih memilih bertahan hidup di kota, meski ia harus bekerja dua kali lipat lebih keras dibanding saat tinggal di kampung dahulu, meski harus menahan rindu selama 10 tahun. Kini, bahkan Abdul tidak berani pulang karena khawatir mengecewakan kedua orang tuanya. Bagaimana ia akan pulang, jika nasib baik yang ia usahakan selama ini tak kunjung datang? Bagaimana ia akan pulang, jika memberi kehidupan yang layak bagi keluarga kecilnya saja ia belum mampu? Akankah Abdul mengusahakan untuk pulang kali ini? Bagaimana ia mengusahakan untuk pulang di tengah segala keterbatasannya?
Todos os Direitos Reservados
#33
mengharukan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • A Light Far in Sight
  • Massuro
  • Mimpi Itu Jauh
  • Behind Our Eyes
  • Arthar Kavindra
  • Satu Ruang Untuk Bahagia
  • THE FIND LOVE
  • ADRIAN THE OF OBSESSION
  • Time Loop
  • Not My Home (On going) Hiatus

[TAMAT - Genre : Horror, Drama, Slice of Life] Seorang ayah terpisah dari putra semata wayang. Baru belasan tahun setelahnya sang putra menyadari hal itu. Karto hanyalah seorang pemuda yang polos dan hidup dalam keluarga sederhana. Suatu hari dia tanpa sengaja bertemu seorang bapak pendiam yang terlihat murung dan lemah. Ada desiran hebat antara keduanya seolah memberi pertanda. Karto belum menyadari saat itu. Namun berbeda dengan sang bapak, Ardi namanya. Dia merasa menemukan pelita hidupnya yang hilang, mengingatkan pemuda itu akan putranya yang lama hilang. Orang itu tidak bisa berhenti memikirkan pemuda itu sejak pertemuan tak terduga itu. Perlahan waktu dan tempat mengungkap fakta tersembunyi, terlepas mereka berdua punya dinamika kehidupan masing-masing. Karto mengetahui sisi lain dari kedua orang tua yang selama ini mengasuh dirinya sejak kecil. Ia juga bertemu dan bicara langsung dengan bapak Ardi, mengisi jiwa hampa bapak itu setelah ditinggal orang tercinta. Pelita hidup bapak itu bergerak menggapai, hampir menyentuhnya. Hingga sesuatu mengacaukan kesempatan itu berkat sebuah buku simpanan milik Ardi, buku pembawa kesialan, buku pengacau kehidupan, mengira buku itu adalah petunjuk jalan menempuh sepak terjang hidup yang merana. Pelita terang yang tampak di kejauhan hilang dalam sekejap, terlepas hingga orang itu jatuh ke dasar jurang kehidupan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo