Pulang Kampung

Pulang Kampung

  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 4, 2024
Kampung halaman. Dua kata yang terdengar begitu akrab juga sekaligus asing bagi Abdul. Telah 10 tahun berlalu semenjak kepulangan terakhirnya menuju kampung di mana ia berasal. Bukannya tak rindu, tapi keadaan memaksa Abdul untuk terus menunda rencana tersebut. Apalagi, ia memiliki alasan kuat untuk tidak pernah kembali ke kampungnya tersebut. Satu-satunya alasan yang memaksanya pulang adalah adalah keberadaan kedua orang tuanya. Bersama istri dan ketiga anaknya, Abdul lebih memilih bertahan hidup di kota, meski ia harus bekerja dua kali lipat lebih keras dibanding saat tinggal di kampung dahulu, meski harus menahan rindu selama 10 tahun. Kini, bahkan Abdul tidak berani pulang karena khawatir mengecewakan kedua orang tuanya. Bagaimana ia akan pulang, jika nasib baik yang ia usahakan selama ini tak kunjung datang? Bagaimana ia akan pulang, jika memberi kehidupan yang layak bagi keluarga kecilnya saja ia belum mampu? Akankah Abdul mengusahakan untuk pulang kali ini? Bagaimana ia mengusahakan untuk pulang di tengah segala keterbatasannya?
All Rights Reserved
#85
dramakeluarga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saatnya Menikah! [Completed]
  • THE FIND LOVE
  • As Possible
  • Never Ends
  • PELARIAN (selesai)
  • Time Loop
  • ADRIAN THE OF OBSESSION
  • Satu Ruang Untuk Bahagia
  • PAPA UNTUK RHEA: Ethereal Legacy

[Chapter 23-End dan Extra Part akan terbit di KaryaKarsa @TaeIlss ya!] 'Saatnya' The Series #2 Selama bertahun-tahun bekerja dan hidup di kota besar, Kinan nggak pernah membayangkan untuk kembali ke kampung dan menetap. Namun, kabar yang hari itu ia terima tentang kondisi kesehatan Bapak, membuatnya mau nggak mau pulang untuk mengurus satu-satunya orang tua yang ia miliki. Hingga pertemuannya dengan Adendra Ratib, atau biasa disapa Aden, menjadi awal dari perubahan status single, menjadi menikah. - Aden yang notabennya merupakan ketua RT di lingkungan tempatnya tinggal, secara impulsif mengajukan lamaran pernikahan padanya karena tuntutan menikah sudah di depan mata, pun akibat ancaman jabatannya yang bisa saja berpindah pada salah seorang musuhnya. Kinan naik darah. Sebab, Aden merupakan orang yang nggak pernah ia bayangkan satu kalipun. Bahkan sejak putusnya hubungan dengan sang mantan pacar, Gata, Kinan nggak pernah berpikir untuk berhubungan dengan siapapun. Kini, laki-laki itu menjadi suaminya. Tawaran 3 bulan masa menumbuhkan perasaan satu sama lain ditambah harapan soal kembalinya kesehatan Bapak dengan menyaksikannya menikah, menjadi dua alasan utama dari beberapa alasan lain. Belum usai dengan rencana 3 bulan masa pendekatan yang Aden ajukan, sebuah kejutan lain menghampiri mereka dan berpotensi mengaburkan rencana awal yang ada. Bagaimana kisah hidup Kinan dan Aden selanjutnya? Apakah keduanya mampu menumbuhkan cinta dalam tiga bulan pertama pernikahan, sementara disisi lain cobaan kekhawatiran dan orang ketiga jauh meliputi Kinan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines