inspirasi cerita

inspirasi cerita

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 8, 2024
ini bukan novel, dan bukan sebuah fanfic. tapi setidaknya kalian bisa membacanya. Hanya sekedar inspirasi dari author, karena author lihat sepertinya cadangan cerita author semakin menipis. Lihat ini, kalian hanya duduk dan membaca, tidak bisakah kalian membangkitkan semangat menulis?. Jangan tanya author, author hanya bertugas memberitahu dan mengingatkan. Juga memberi beberapa inspirasi, semoga ini membantu. Semakin banyak membantu, semakin baik. Dari author: Zai zai~ yang bahagia. panggil sesuka kalian. *Ngomong-ngomong, ini benar-benar seperti hanya sebuah klip atau bahkan cerita yang menggantung, dan akhirnya ada di tangan kalian. Author..
All Rights Reserved
#212
buat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • Change The Plot (Niel)
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Chana's Transmigrasi
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines