Sempitern

Sempitern

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 13, 2024
[Horror - karma] Kedua janin bayi kembarku, Aku Keguguran. Aku memilih untuk terus menyimpan mereka dalam perutku, dengan ini aku dapat sumber kekuatan. Untuk balas dendam kepada Deputi Putih. Telekenesis. Leyla untuk menerbangkan barang dan Tania untuk menghancurkan barang. Kini aku harus hidup berlari atau berbalas dendam, dengan perlindungan Deputi Hitam aku melawan kepemerintahan Deputi Putih, Demi kedua anakku. Namun berbalik, Deputi hitam menggerogoti perasaan balas dendamku, Demikianlah kalian para pembunuh janin, pembunuh bayi. Kuhancurkan seisi Deputi jika bisa, demi perasaan semua bayi yang berhak hidup. Aku adalah seorang ibu. Seorang Ibu. [TW: P3mbunuhan. Korban pel3c3han/P3merk0saan, K3k3rasan.]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Andai Kau Tau
  • Setan Merah
  • LOVE OR ENEMY...  💜Completed💜
  • ALVIN (On Going)
  • Eliinaa
  • The Dark Side(END)
  • ku rebut cinta nya dari mu (On Going)
  • Cita Cinta Jenna
  • Black Swan | Without You Know [✔] [SEDANG TAHAP REVISI]
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )

"Ini uang untukmu, uang ini ku anggap adalah biaya aborsi janin itu dan ku katakan, bayi itu sudah tidak ada dalam perutmu sejak kamu menerima uang ini. "Ucap Rani tegas dan menyodorkan uang sejumlah 50 juta pada tangan Rere. Rere tak langsung menerima, membuat Rani menahan geram dan menebak. Pasti Rere... berubah pikiran dan ingin.... "Baik, saya terima uang ini, dan anak Neja sudah tiada. Bayi ini adalah milik saya sendiri... dan saya tambahkan, agar anda semua merasa aman. Buat saja perjanjian di atas materei, ini adalah bentuk, kalau saya tidak akan macam-macam apalagi ingkar pada janji dan sumpah saya, saya tidak akan menampakkan wajah lagi di depan anda semua dan terakhir, semoga anda semua tidak pernah menyesal dan mengusik saya terutama anak saya di masa depan!" Tak ada yang perlu di mohoni atau tangisi penolakan orang-orang terutama ayah janin dalam perutnya, orang-orang itu tidak suka padanya dan anaknya, maka dia akan lebih-lebih tidak suka pada orang-orang itu. Itu prinsip hidup Rere!

More details
WpActionLinkContent Guidelines