Mimpi Laraku

Mimpi Laraku

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 4, 2024
"Kak, ayah sama bunda udah gamau main sama kita ya?" Harumi Maisadipta Anasera. Gadis kecil yang baru berusia 7 tahun yang belum mengetahui banyak hal, yang masih polos dan naif harus berhadapan dengan keegoisan kedua orang tuanya yang menuntut berpisah. Sulit baginya menerima keadaan, namun bundanya berpesan. "Kalian harus janji sama bunda, apapun yang akan terjadi terima semuanya dengan lapang dada ya? Kalian harus jadi malaikat kecil yang kuat dan kelak harus ngerasqin bahagia dengan situasi yang terjadi, oke?" Itulah yang membuat Rumi bertahan selama ini, bundanya. Apakah ia akan mendapatkan akhir yang bahagia? Bagaimana jika ia bermimpi memiliki keluarga utuh dengan kasih sayang yang semestinya ia dapatkan? "Bunda mana janji bunda?"
All Rights Reserved
#520
aespa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKANESHA
  • Kemana Arah Pulang?
  • Five wishes! [SM Family]
  • Bukan pilihan, hanya kewajiban.
  • 7/1: Dirgantara || Selesai Di Karyakarsa
  • WHERE'S HOME?
  • PRIHAL RUMAH DAN SEISINYA | ENHYPEN
  • Pelukan Laut Untuk Aluna (ON GOING)
DIKANESHA

Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines