19
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 11, 2025
menurut jean kara, manusia akan selalu dihadapkan dengan dua hal. contohnya, manusia akan memilih antara bahagia atau depresi, berkembang atau tertinggal, gagal atau berhasil, hidup atau mati. namun ternyata kehidupan punya arti yang lebih luas, tidak bisa selalu dikelompokkan dengan hanya 2 hal. saat jean kara menginjak usia 19 tahun, dia belajar untuk memilih. cover from Pinterest. written in lowercase. dita a. lestari, oct 2025.
All Rights Reserved
#83
youth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines