Toko Mimpi
  • WpView
    Reads 3,415
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 4, 2024
Ada sebuah toko yang menjual mimpi. Orang-orang datang untuk membeli, menjual, atau menukarkan impian. Aturan mainnya sederhana: untuk mendapatkan sesuatu, setiap orang harus rela mengorbankan sesuatu yang lain. Adam, seseorang yang tidak punya impian dalam hidupnya, terpaksa bekerja di toko tersebut. Suatu hari, ia memutuskan bahwa mimpinya adalah memiliki impian, namun ia harus menanggung konsekuensi dari bermimpi itu sendiri.
All Rights Reserved
#15
bentangpustaka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Guéris-Moi
  • change the life of the evil princess [End]
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • Black Xmas {SoraMafu} [AtR Story]
  • Ziana Second Life (END)
  • The Red Hair, A Thief and Dragons (Terbit di Penerbit Haebara)
  • you are mine || rioncaine [END]
  • DON'T GO!

Di tengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, empat orang dengan luka dan harapan masing-masing bertemu dalam kisah penuh warna--tentang cinta, kepercayaan, dan cara memahami satu sama lain. Jasmine, seorang konselor yang selalu membantu orang lain menghadapi trauma mereka, justru masih terjebak dalam trauma masa lalu yang membuatnya sulit percaya pada cinta lagi. Ketika seseorang dari masa lalunya kembali, dan orang baru mulai mengetuk pertahanannya, ia harus memilih: tetap bersembunyi atau menghadapi ketakutannya. Adrian, seorang penulis yang menikmati hidup dalam ketenangan, selalu percaya bahwa cinta tidak boleh menghalangi ambisi. Namun, pertemuan tak terduga membawanya ke dalam dinamika yang tidak ia sangka--termasuk ujian besar dalam kariernya saat karyanya terseret dalam masalah hukum. Hana, sahabat sekaligus rekan bisnis Jasmine, yang selalu tampak tenang dan terkendali. Namun di balik sikapnya yang tertutup, ada banyak hal yang ingin ia sampaikan-terutama kepada seseorang yang berarti baginya. Hanya saja, tidak semua perasaan mudah diungkapkan, dan kebisuannya bisa menjadi awal dari kehilangan. Evan, seorang fotografer yang melihat dunia dalam warna-warna berbeda, mendapati dirinya di hadapan tantangan terbesar: memahami seseorang yang harus menghadapi pertanyaan yang sama: seberapa jauh mereka bisa membuka hati tanpa takut terluka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines