Sajak Tak Bertuan

Sajak Tak Bertuan

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Di tengah sunyi malam yang kelam, Terhempaslah hati yang sunyi sendiri, Gadis dengan beban yang tak terucap, Menyimpan rahasia dalam diam yang pilu. Dalam kebisuan yang menggelayuti, Isi hatinya merintih tanpa suara, Cerita yang ingin dia sampaikan, Tersangkut di kerongkongan yang terasa berat. Tiada tempat untuk meluapkan isi hati, Hanya sepi yang menemaninya malam-malam, Gadis yang tak punya pendengar setia, Terjebak dalam labirin pikiran yang tak kunjung reda. Namun, dalam sunyi yang membelenggunya, Ada kekuatan yang tumbuh dari dalam, Gadis itu menemukan cahaya di kegelapan, Mengubah isi hati yang tak terucap menjadi puisi yang abadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • • EUTANASIA •
  • Stain
  • Gus Bara
  • Lolipop berdarah
  • Empty (End?)
  • Bayang
  • Yang Tak Pernah Ada
  • 5 Kisah [ END ]

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "

More details
WpActionLinkContent Guidelines