Story cover for F.A.T.E by kusumaningrum__
F.A.T.E
  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Apr 04, 2024
Jika selama ini kamu tidak ada perasaan ingin menyerah, maka berbahagialah. 
Karena cerita ini akan membawamu bertemu dengan Dian yang hampir saja menyerah melanjutkan hidupnya. 

Hingga berani berucap untuk tidak menjadi manusia lagi dikehidupan selanjutnya. 

***

"Kalo ga suka ngobatin anjing saya bilang aja! 
Ajarin dokter kalian sopan santun, ya!" 

Ucap seorang wanita sambil menunjuk nunjuk petugas administrasi di depan meja administrasi sambil menggendong anjingnya yang nampak baik baik saja. 

Hari sial tidak ada ditanggalan manapun. Kemari setelah seharian bekerja, pulang dari klinik hujan hujanan dan macet, hari ini di bentak klien di ruang periksa saat ia mencoba berkonsentrasi dengan kepalanya yang pusing dan tenaganya yang mulai menipis.

"Apa aku jadi kucing aja, ya?" Tanya hati kecil Dian.

Saat kesempatan itu datang, apakah Dian akan mengambil kesempatan itu? 
Kesempatan ini tidak akan pernah datang dua kali, tapi apakah tidak ada penyesalan setelahnya?

Pertanyaan itu tidak pernah terpikir sebelumnya oleh Dian. 
Meskipun pada akhirnya menyesal pernah berucap demikian, tapi menyerah bukan pilihan.
All Rights Reserved
Sign up to add F.A.T.E to your library and receive updates
or
#9slight-humor
Content Guidelines
You may also like
I'm More Than Just A Princess by VallinWan
55 parts Complete
[Completed] Seorang gadis wibu bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' wibunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas dengan kombinasi warna putih. Namun entah kenapa meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera beranjak dari kasur megah itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada di dekat kasur, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "in-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau bagai kain sutera yang terbuat dari emas, mata sebiru langit di siang hari, kontur wajah kecil sempurna, bibir ranum merah muda alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. ---//--- Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori dari si pemilik tubuh yang asli. "Isandra... sedih sekali hidupmu. Kematian mereka bukan salahmu, makhluk itu juga bukan keinginanmu" lirihnya. Namun sekian detik kemudian, matanya berkilat tajam, "aku harus merubah semuanya" ucapnya geram. ---//--- "hei, apa yang kau lihat?" tanya pemuda bersurai seputih awan dan mata sebiru langit. "Go-Gojo..." "hah? apa itu Gojo?" tanya pemuda itu penasaran saat Isandra menatapnya tanpa berkedip, seolah tengah melihat keajaiban. ---//--- "ya, Yang Mulia?" ucap Isandra. "... kapan kau akan memanggilku 'ayah'?" tanya Galen blak-blakan. "ya! Kenapa hanya Evan yang kau panggil kakak? aku juga kakakmu tau!" seru Percy. Isandra nampak kebingungan dan terkejut di saat yang bersamaan, 'kenapa jadi begini?!' batinnya.
Human Living (Slow update) by kecoaterbang__
22 parts Ongoing
## "Suruh bawain apa?" tanya Samuel. "BAAAWAAA DIAAA KEMBALIII!!!" Nyanyi Agam begitu lantang. ### "Han, nih ayam kalau gue sembelih boleh nggak?" tanya Jehan sambil menatap ayam kesayangan Farhan dengan penuh nafsu. "Otong lo gue potong dulu baru boleh sembelih tuh ayam!" gertak Farhan. ### "Kayak biasa mas?" ucap penjual bubur kacang ijo. "Iya, biasalah cuma jadi bahan pelampiasannya doang," balas Bima sambil meringis sedih. ### "Ya Tuhan kehidupan dewasa macam apa ini?!" keluh Lian ketika disuruh ngerjain tugas kantor yang nggak kelar-kelar. "Yang semangat, masih ada Mail sama Mei-mei yang belum nikah," saut Gibran dengan santainya sebagai seorang pengangguran terselubung. "Ada nggak sih portal masuk Isekai? Gue pengin jadi raja iblis dan menguasai dunia, punya anak 5, hidup sampai tua, dan mati dengan bahagia," ucap Lian yang sudah muak dengan laptop yang menjadi saksi bisu atas kerja kerasnya. "Yuk, ke psikolog, gue yang bayarin...." ___________________________________________________ Luangin waktu untuk merefresh pikiran itu salah satu cara bertahan hidup lho, jadi nggak pa-pa kok sesekali hidup dibuat santai:) Ditempat ini tersedia cowok-cowok ganteng dimana kalian bisa milih sambil merem pun nggak bakal rugi🌝🔥 Sekawanan bujang yang mencoba untuk bertahan hidup meski harus berhadapan dengan gempuran kehidupan dewasa yang sangat diluar prediksi BMKG bahkan dukun sekalipun tak mampu memprediksi adegan dewasa ini serta harus survive dengan keanekaragaman bentuk manusia yang super-super unik. Yang penting waras❌ Yang penting hidup ✅ Manusia (opsional) Pokoknya nggak ada tokoh utama, nggak ada konflik berat, yang ada cuma tingkah laku mereka yang mirip sama bocah paud. Tersedia 20 bujang, jadi tinggal pilih mau yang mana:) Cerita yang cocok buat kamu yang lagi butuh genre santai tapi dapet juga hikmah di setiap chapter nya:)
You may also like
Slide 1 of 9
The Grim Reaper cover
Edgar Vaske cover
Tipis - Tipis [Completed] cover
Dillema: The End Of Beginning cover
BYE, MANTAN! (TAMAT) cover
Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓ cover
I'm More Than Just A Princess cover
𝗔𝗿𝗶𝗻𝗲𝗮 cover
Human Living (Slow update) cover

The Grim Reaper

10 parts Complete

[Dunia belum berubah... Tapi, hilang seketika dalam genggaman...] ©®© "ini saatmya kamu mencabut nyawa kim seo yun !" Bentak pemimpin dengan tegas "kenapa harus dia?" keluh Dae jung dengan perasaan kesal sekaligus sedih "ini adalah hukaman kamu karena masih mencintai manusia itu!" dan itulah hukuman De jung karena telah mencintai sampai juga mereka sering bersentuhan ~~~~>>... saat itu ada Lyly dan Caca sedang menampingi Seo yun di rumah sakit. Saat Caca dan Lyly menyadari akan kehadiran Dae jung di rumah sakit keadaan menjadi tegang dan sunyi "apa kamu rela mencabut nyawanya?" kata Lyly ragu-ragu "ini memang hukumanku, aku harus merelakannya" serah Dae jung yang sudah pasrah Dae jung pun mencium kening Seo yun dan meneteskan air mata, saat ingin mencabut nyawanya, tiba tiba separuh tubuh Dae jung menghilang...........