[Sequel of: Unraveled]
"Jujur aku masih nggak nyangka kalau kita udah 8 tahun. Kok bisa ya?" ucap Anggika bertanya-tanya dengan mata penuh binar menatap langit-langit kamar villa.
Rendra mengusap rambut wanitanya lembut, "I told you, I've like you since the first time I saw you, sayangku." diakhiri dengan mencubit pipi Anggika gemas.
Ungkapan Rendra membuat pipi sang puan berubah menjadi kemerahan, "But how? Aku aja nggak kenal kamu waktu itu. Terus kamu juga bercanda mulu ke aku nggak pernah serius! Wooo!"
Rendra hanya tertawa melihat respon kekasih cantiknya, "Itu strategi! Aku pengen ngobrol terus sama kamu sayang. Hahaha! Kalau diingat-ingat lagi aku malu karena dulu kayak sok asik banget ke kamu,"
Anggika terkekeh, "Masih sok asik sampai sekarang, jokes kamu tuh, garing!"
"Garing gini juga kamu tetep sayang kan?"
"Ya sayang sih... Tapi kadang pengen aku uninstall juga,"
Rendra tertawa, "Lucu banget sih kamu!"
Anggika kemudian terbangun dari posisinya, dan bergegas memeluk kekasihnya, "Makasih ya Ren, udah bertahan sama aku sampai sekarang. Aku sayang banget sama kamu..."
Rendra membalas pelukan sang puan, "No need to say that, sayang. Aku lebih sayang kamu, dan aku lebih terima kasih sama kamu. I love you, Anggika."
All Rights Reserved