Airasya Alfathunisa, itu namaku. aku tengah menempati pondok pesantren Darussalam yang berada di Bogor, niatnya si di pondok pesantren itu aku ingin memperbanyak ilmu, dan ingin memperluas akhlak, aku sudah yakin aku tidak akan bercinta, namun ada seorang ustad yang menyatakan perasaanya padaku disaat aku sedang mencintai lelaki yang bernama Adnan Rafkqi Alfarezel yang juga merupakan santriwan dipondok yang kutempati, sifat dan akhlaknya berhasil membuat hatiku jatuh cinta dalam diam padanya, tapi aku tidak ingin berharap lebih padanya. Sebenarnya aku ingin menunggu jodohku diumur dua puluh tiga tahun nanti, karena di usiaku yang masih enam belas tahun ini aku hanya ingin fokus belajar tanpa pacaran, karena jelas yang ku tahu pacaran itu haram dalam Islam. ustad itu berusaha tekad mengajakku berpacaran, dia sempat berputus asa namun ustad itu akan menungguku sampai umur dua puluh tiga tahun nanti, akankah ia bisa membuktikan ucapannya?