Story cover for Never Give Up by Ponya13
Never Give Up
  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Apr 05, 2024
Janganlah pernah menyerah karena suatu hal. Itu hanya sebuah kerikil kecil yang menghalangi sebuah jalan, tentu kita bisa melewatinya. 

Apakah itu benar? Aku juga tak tahu. Tapi mungkin, semua Ibu pernah berkata, bahwa seseorang yang tak pernah  menyerah adalah orang yang mempunyai jiwa kuat seperti pohon yang dikelilingi kupu-kupu yang cantik. Kupu-kupu cantik? Apa itu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Never Give Up ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#313semangat
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Everything Will Be Okay oleh Hirap_
22 bab Bersambung
Lelah? Ya, kita sama - sama lelah. Memang ada kalanya dunia yang kita tempati saat ini tidak membiarkan kita rehat walau hanya sejenak. Membiarkan napas memburu diiringi melodi sendu yang hadir dari waktu ke waktu. Tangis demi tangis pun telah terlalui, tapi mengapa rasa sesak di dada tak kunjung menghilang? Memang apa yang kita lihat, apa yang kita rasakan, apa yang kita dengar, apa yang kita lalui selalu ada risiko yang ikut serta mendampingi di setiap langkah yang kita rangkai. Jangan pernah meremehkan diri sendiri walau masalah itu sangatlah sepele. Jika dirimu tak pernah bahagia dengan kehidupanmu, perbaiki kesalahan dan jangan pernah menyalahkan kesalahan yang telah berlalu. Teruslah berjalan walau semakin lama angin bertiup semakin kencang. Meskipun pendirianmu pada akhirnya runtuh, tapi yakinkan pada dirimu bahwa dirimu adalah manusia yang hebat. Pohon saja selalu menggugurkan daunnya untuk menghasilkan gambaran baru untuk setiap musimnya. Jadi jangan khawatirkan tentang dirimu yang merasa sendiri dan takut akan yang namanya luka dan lara. Setiap orang punya kisah tersendiri untuk dijadikan sebuah pengalaman yang sangat berarti dalam hidupnya. "Jangan salahkan dirimu atas keputusan yang salah. Setiap orang membuatnya. Jadikan mereka sebagai pelajaran untuk keputusanmu selanjutnya." Lee Hyera "Hidup tak pernah lepas dari masalah karena masalah adalah satu di antara cara Tuhan menjadikanmu pribadi yang lebih kuat dan dewasa." Na Jaemin •Lee Hyera• •Na Jaemin• Start : 2019 End : -
Truth After Love (Tamat, segera terbit) oleh tiaxyl
36 bab Bersambung Dewasa
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
di akhir perang oleh nbeningnurislami
11 bab Bersambung
" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
hipotalamus; Jinjoo✔ cover
𝕞𝕒𝕣𝕜 𝕝𝕖𝕖 cover
Jejak Luka Di Bawah Langit Senja cover
Everything Will Be Okay cover
BENANG MERAH (End) cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Lupus cover
Mental & Love (heart) [RenjunXNingning] cover
di akhir perang cover
Race and Love cover

hipotalamus; Jinjoo✔

12 bab Lengkap

"mereka bilang jatuh cinta itu dari mata turun ke hati, nyatanya bukan." ⚠️gxg, non baku. ©ahnbucin, 2021