Sistem? [END]

Sistem? [END]

  • WpView
    Leituras 6,123
  • WpVote
    Votos 285
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadConcluída seg, abr 8, 2024
Ting -Membuat anak -Membuat pacar "Dari pada pacar, mending gue pilih anak ajah," Ting (-Membuat Anak) ••• Ting Berapa banyak anak? -Anak 2 -Anak 6 "2 atau 6 ya? Kayanya 6 ajah deh, soalnya gue pengen rumah gue rame sama anak-anak gue. Kalau soal bisa ngurus mereka atau engga itu mah urusan belakangan ajah," Ting (-Anak 6) ••• Ting Gender anak -laki-laki -perempuan -4 laki, 2 perempuan 𝙈𝙤𝙝𝙤𝙣 𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙥𝙚𝙣𝙪𝙡𝙞𝙨𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙩𝙖. 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡𝙖𝙣 𝘼𝙪𝙩𝙝𝙤𝙧/𝙛𝙞𝙠𝙨𝙞, 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙖𝙙𝙖 𝙨𝙖𝙣𝙜𝙠𝙪𝙩 𝙥𝙖𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖. 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙪𝙠𝙖𝙞 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙡𝙪 𝙙𝙞𝙗𝙖𝙘𝙖, 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙪𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙩𝙞. 𝙨𝙚𝙠𝙞𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙖𝙪𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙚𝙟𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Empty | 00L NCT Dream
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Jangan ingin jadi aku
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • ALEXON [END]

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo