WIRYA (Aku dan Kakak Iparku) - One Shot

WIRYA (Aku dan Kakak Iparku) - One Shot

  • WpView
    مقروء 4,048
  • WpVote
    صوت 48
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمكتمِلة جمعة, أبريل ٥, ٢٠٢٤
WpInfo
روائيّة
مجتمع الميم+
Menginjak di usianya yang ke 35 tahun, Bima belum menikah. Itu membuat keresahan di keluarganya. Makanya, Wirya- yang adalah kakak kandung dari Bima, mencoba membawanya ke 'orang pintar' untuk mengobati supaya Bima secepatnya dapat jodoh. Namun yang tak disangka, dirinya malah bertukar peran dengan adiknya itu.
جميع الحقوق محفوظة
#68
tukartubuh
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • [SELESAI] Tuan dan Nona Kesepian
  •  Berandal Barelang
  • Trauma
  • Revenge ( tampan tapi dia wanita )+ Gxg 🔞
  • RIANA [TAMAT]
  • Bersaing dengan Masalalu
  • Hujan Desember
  • COLOR - Koo Junhoe & Kim Jiwon [END]

[SELESAI] "Ada yang bilang kalau orang seperti kamu adalah dia yang cintanya sudah habis untuk orang lama, Bim." "Ada juga yang bilang kalau orang seperti kamu adalah dia yang jiwanya udah mati tapi fisiknya masih hidup. Apakah kamu memang begitu, Dru?" *** Drupadi nyaris kehilangan segalanya-rumahnya, tunangannya, dan sang kakak. Di saat hidup terasa sulit dan dunia seolah tidak berteman dengannya, tanpa sengaja Drupadi bertemu dengan seorang lelaki bermata kesepian bernama Bima. Bima sudah kehilangan seseorang-kekasihnya. Setiap detik yang Bima lewatkan, ia hadapi dengan penyesalan dan duka yang tiada habisnya. Di suatu sore dengan langit yang mendung, Bima tidak sengaja bertemu dengan Drupadi, yang ternyata selalu duduk di tengah keramaian tapi juga selalu terlihat kesepian. Mereka adalah dua orang yang kesepian, dipertemukan dalam satu pertemuan aneh yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Saat mereka mulai dekat tapi masih ada jarak yang membentang di antara mereka, apakah Bima dan Drupadi memang ditakdirkan untuk bersama? Atau keduanya hanya sekadar singgah sejenak... sebelum kemudian pergi dengan jalan pilihan masing-masing? *** "Bim, pada kenyataannya bertahan hidup itu lebih sulit daripada mati. Untukku, kalimat itu memang benar. Rasanya sulit sekali bertahan hidup di saat semuanya mulai pergi meninggalkan kamu." COVER: Photo by Ngakan Eka

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى