Untukmu, Dewangga

Untukmu, Dewangga

  • WpView
    Reads 10,090
  • WpVote
    Votes 295
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 3, 2024
"Nai, perpisahan itu pasti ada, tapi kali ini aku mau egois. Kamu tau, selama aku hidup, udah berapa orang yang aku sayang pergi ninggalin aku. Aku nggak mau kamu jadi salah satunya." "Kak, menurut aku, di dunia ini nggak ada yang abadi. Semua sifatnya sementara. Semua datang ya untuk pergi. Jadi, kalau mungkin aku jadi salah satunya, kakak juga harus ikhlas, meskipun sulit." ucapan itu selalu berputar jelas di kepala Dewangga. Hingga kini, dirinya harus kembali merasakan sesak di dadanya. "Lo dateng, luka gue sembuh, tapi nyatanya itu cuma sesaat. Lo cuma buat gue lupa sama luka lama, supaya bisa ngerasain luka baru." "GUE NGGAK MAU KENAL LO LAGI, NAISYA!! GUE BENCI SAMA LO!!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Khayalku
  • Waiting To Be Ended
  • Terima kasih Ravindra
  • ANGELILKA (END)
  • Neyralgis||On Going
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • ALETA
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Bagaimana hari ini? (END)
Khayalku

Cerita lengkap Cerita telah selesai. Aku tidak perduli hujan membasahiku yang aku inginkan hanya berlari dari sana dan pergi meninggalkan lukaku. Mungkin, aku memang akan kehilangannya tapi, itu lebih baik dibandingkan aku harus tersenyum bahagia namun, semua itu palsu. "Kenapa aku harus mencintaimu? Sedangkan kamu tak pernah mencintaiku. Kenapa aku harus menyayangimu? Padahal udah jelas sayangmu untuknya bukan diriku."teriakku yang menatap kearah langit. Terima kasih yang udah baca cerita ini, semoga terhibur. 🕊️

More details
WpActionLinkContent Guidelines