Si Dokter Eaa (PART 1 )

Si Dokter Eaa (PART 1 )

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2015
♡ Pagi yang hening memancar masuk melalui jendela bilik tidur si gadis ini. Airana Arisha bt Datuk Kamarul, atau biasa dipanggil Aira.Seorang gadis yang cantik dan baik hati mempunyai kulit yang putih dan mata yang cantik.Hari ini adalah hari Pertama baginya untuk menjadi jururawat peribadi untuk pesakitnya. Dia mengejipkan matanya,perlahan-lahan membuka matanya daripada sinar matahari menikam masuk ke matanya. "hoammm" Aira menguap,dia tangkas mengambil tualanya lalu masuk ke bilik mandi.Beberapa minit kemudian dia sudah selesai dari mandinya.Aira mengenakan dress labuh yang berlengan panjang dan rambut lurusnya diikat seperti ekor kuda.Lip gloss berwarna oren kemerahan dicalit ke bibir munggilnya. Aira melihat dirinya dicermin "Simple" bisik Aria di hatinya. Aira sudah siap,ia mengambil kunci kereta dan beg tangannya.Kereta Myvi berwarna ungu dipandunya berhati-hati. "Titiitt" enjin kereta dimatikan. Aira sudah sampai ke rumah pesakitnya. Dia tahu menjadi jururawat peribad
All Rights Reserved
#148
idr
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARENA
  • Mafia & Dokter 🔞⚠️  || GULFMEW {END}
  • Mentari Tanpa Sinar
  • JODOH PAK LURAH  (SELESAI & PINDAH DREAME/INNOVEL)
  • Ich Liebe Mama! ✓ [END]
  • Diamnya Si Biru
  • MY AMAZING GIRLFRIEND [COMPLETE]
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • 𝐑𝐞𝐭𝐞𝐧𝐬𝐢; Dokter Duda vs Anak Koas ✓
  • My Husband Is Cold Dokter
ARENA

Arya memperhatikan gadis itu, "suka, dia manis." "permen juga manis," sahut Rena kembali. "tapi dia lembut," jawab Arya tetap kekeh. "gulali lembut tuh." "gk, gulali sifatnya lumer kalau kena air." ~♥~ "kenapa kita gk bisa bareng?" tanya Arya mulai frustasi, menatap lawan bicaranya dengan serius. Rena mencoba untuk menahan hasrat ingin memeluk laki-laki di hadapannya, air mata mulai menggenang mengaburkan pandangan, rasanya sakit sekali. "karena kita beda." Satu kalimat, tiga kata yang mampu membuat seorang Aryana terdiam. Cekalannya perlahan-lahan melonggar sampai akhirnya benar-benar terlepas, kedua tangannya menggantung di sisi tubuh. "sampe sini aja yah, gue kesakitan," ujar Rena dengan air mata yang akhirnya jatuh juga. ~♥~ Baca gk? Baca gk? Baca gk? BACA LAH MASA ENGGA. kuy lah mampir, gk bakal nyesel di jamin, kalau nyesel uang nya kembali:) g canda. Cover by: Riyoss_

More details
WpActionLinkContent Guidelines