Hujan Tak Selalu Abadi

Hujan Tak Selalu Abadi

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 10, 2024
"aku selalu berpikir apakah manusia seperti aku memang tak pantas untuk dicintai,jika benar mengapa aku harus ditakdirkan untuk hidup,apakah hanya untuk mencintai seseorang yg tak akan pernah bisa ku miliki,lalu mengapa Tuhan ? berikan aku setidaknya satu jawaban! mengapa disaat aku sudah sangat mencintainya kau malah menghilangkan nya dariku,membuatnya entah kemana seperti ia tak pernah tinggal di bumi ini" ~Caramela Laura "saat pertama bertemu denganmu aku selalu berpikir,apakah aku pantas bersanding denganmu walau aku tahu kita takkan pernah bersatu, pergi untuk melupakanmu adalah hal yang sulit bagiku tapi apakah tuhan memang tak berpihak pada kita berdua" ~Fath Az Zidane Kisah dua manusia yang ditakdirkan untuk bersama,namun kesalahpahaman serta rasa yang tak dapat terucap membuat mereka menahan semuanya Memaksa untuk melupakan walau sebenarnya takdir memihak pada mereka "mencintai adalah hal yang wajar namun Tuhan pasti mempunyai jalan terbaik untuk setiap kisah yang diberikan nya"
All Rights Reserved
#193
abadi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu dan Hujan
  • Clarisa Yunita ( End )
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Love Comes Only Once
  • Assalamualaikum Cinta
  • KITA DAN SEMESTA
  • TRAUMA
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • You Promised [END]

Apa kamu pernah begitu mengagumi seseorang? Sampai-sampai tiap dia lewat, kamu merasa kebas... Kamu bahkan tak tahu namanya, tak tahu identitasnya. Hanya saja, semesta berkali-kali mempertemukanmu dengannya? Sampai-sampai kamu menerka-nerka; "Ada apa sebenarnya?" "Kenapa aku sering bertemu dengannya?" Ketahuilah, itu adalah sinyal dari Tuhan, supaya kamu merelakan. Dia hanya lewat, hanya untuk kamu pandangi, tak lebih dari itu. Bahkan, dia tak untuk kamu miliki... Seringnya, kenyataan memang lebih pahit daripada sebuah obat... Namun kita tak bisa menolaknya, dan harus tetap mau menelannya. Walaupun dengan terpaksa....

More details
WpActionLinkContent Guidelines