Di penghujung Laut

Di penghujung Laut

  • WpView
    GELESEN 56
  • WpVote
    Stimmen 7
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Juni 24, 2024
WpInfo
Belletristik
Gesellschaftliche Themen
Familienleben
Persönliches Wachstum und Selbstfindung
Psychische Gesundheit und Neurodiversität
Harva selalu berpikir, bagaimana jika suatu saat nanti dirinya turut menjadi bagian dari Laut? Tahun demi tahun dirinya jalani dengan rasa kehilangan yang menghantui. Kehilangan Orang orang terdekat membuat dirinya sulit untuk berinteraksi secara sosial. Dirinya tak ingin di tinggalkan lagi. Pada dasarnya, manusia di Bentala ini tak ada yang benar benar sempurna. Begitu pula dengan Harva. Sejatinya Harva hanyalah remaja labil yang membutuhkan rengkuhan. Harva itu adalah kru kapal yang terombang-ambing karena di tinggalkan Sang nahkoda.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • MAREAPADA [Revision]
  • Transmigrated as twins
  • ARAKHA
  • MAVAKA
  • Second change
  • No Time To Die
  • Mirror【ꪜ 】
  • Askara Bradipta

Mareapada The Secret of The Universe. Ketika semuanya telah hancur dan terlambat. Hanya keluarganya yang bertahan, dan terlambat menyelamatkan perempuannya. "Aku saja yang dihukum, mengapa harus dia juga?" Mereka melindungi sekaligus menghancurkan. Memang seharusnya karma menyertai keduanya. Kembali kepelukan. Namun, dunia yang berbeda untuknya membuat Arte Daimon memanfaatkan anak sulung pengusaha terbesar yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun dan terus beregenerasi, yang diketahui manusia. Mungkin, ini keserakahan yang dapat dimaklumi. "Apapun untuk kebahagiannya, waktunya terlalu singkat untuk hidup. Kalau dia mampu menembak jantungku, aku ingin mati secepatnya, bersamanya, berulang kali." Asgar mengulangi lagi ucapannya, "kak, apa yang mami lakukan sampai kita dapat hukuman? Apa yang kamu lakukan dengan semua pecahan kaca ini?." Achilles hanya menggeleng dan menjawab. "Asgar, hiduplah seperti yang kamu mau saja, jangan pedulikan aku. Berbahagialah!" Laki-laki bersaudara itu hanya saling menguatkan, dan bertindak semaunya demi keinginannya tercapai. "Demi Arte, 'kan?" 2025©AISA

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien