Should One Marry?

Should One Marry?

  • WpView
    Leituras 156
  • WpVote
    Votos 49
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 11, 2024
"Nikah adalah sunnahku (tuntunanku). Maka barang siapa yang tidak suka dengan sunnahku (itu) bukanlah dia dari golonganku". (HR. Ibnu Majah). Medina Husna, tidak pernah menjadikan menikah sebagai rencana hidupnya, punya jiwa yang bebas dan tidak ingin terikat, namun akhir-akhir ini dia ragu dengan keputusannya, apakah tidak menikah diperbolehkan? Lalu kapan menikah itu dianggap tidak wajib? Apakah dengan menolak pernikahan dia membangkang sebagai umat Rasul? Di tengah keraguannya, Mami menjodohkannya dengan kakak sepupunya, Hanzalah Raihan, apakah ini jawaban dari segala pertanyaannya, apakah Medina siap terikat dalam ikatan yang disebut pernikahan? Mengorbankan kehidupannya yang bebas dan nyaman? *** Update setiap sabtu-ahad
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Setelah Kata Sah!
  • Afwan Hanum ✔ [SELESAI]
  • My Love is on Paper
  • Hanna [SELESAI]
  • SANTRI PILIHAN BUYA [SLOW UP]
  • ZAMEERA
  • Langit Madinah
  • cinta yang terlambat
  • AIR MATA DI CADARKU

Pernikahan mereka bukan karena cinta, melainkan sebuah akad dan janji dua keluarga yang sudah terjalin lama. Viona Rosalina Anindya, 21 tahun, mahasiswi kedokteran semester akhir di UNS Solo, tumbuh dalam keluarga Jawa yang hangat dan protektif dengan dua kakak laki-laki, Farhan dan Rayyen, yang selalu siap melindungi dan mendukungnya. Namun, ia harus meninggalkan sebagian impiannya ketika keluarganya menjodohkannya dengan Rafi Shidqi, pria ceria asal Bekasi yang mahasiswa semester akhir jurusan peternakan di UNS Solo. Rafi Shidqi, menerima perjodohan dengan hati terbuka. Awalnya, mereka menjalani rumah tangga yang penuh canggung dan salah paham, namun seiring waktu keduanya belajar untuk saling mengerti dan membangun cinta. Bisakah cinta tumbuh setelah kata sah? Atau mereka akan belfajar bahwa mencintai adalah soal memilih bertahan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo