Story cover for Should One Marry? by payungterang_7
Should One Marry?
  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Apr 07, 2024
"Nikah adalah sunnahku (tuntunanku). Maka barang siapa yang tidak suka dengan sunnahku (itu) bukanlah dia dari golonganku". (HR. Ibnu Majah).

Medina Husna, tidak pernah menjadikan menikah sebagai rencana hidupnya, punya jiwa yang bebas dan tidak ingin terikat, namun akhir-akhir ini dia ragu dengan keputusannya, apakah tidak menikah diperbolehkan? Lalu kapan menikah itu dianggap tidak wajib? Apakah dengan menolak pernikahan dia membangkang sebagai umat Rasul?

Di tengah keraguannya, Mami menjodohkannya dengan kakak sepupunya, Hanzalah Raihan, apakah ini jawaban dari segala pertanyaannya, apakah Medina siap terikat dalam ikatan yang disebut pernikahan? Mengorbankan kehidupannya yang bebas dan nyaman?

***

Update setiap sabtu-ahad
All Rights Reserved
Sign up to add Should One Marry? to your library and receive updates
or
#850menikah
Content Guidelines
You may also like
Wedding Agreement ( WEB SERIES tayang di Disney Hotstar) by viveramia
33 parts Complete
#1 Romance, 27 Juli 2018 Novel sudah tersedia di GRAMEDIA. Filmnya bisa ditonton di Netflix dan Disney Hotstar. Web series-nya bisa ditonton di Disney Hotstar mulai 25 Maret 2022 Bagi Btari Hapsari, atau Tari, menikah adalah ibadah. Walau belum mengenal dengan baik calon suami yang dikenalkan oleh pakde dan budenya. Ia yakin cinta bisa tumbuh belakangan, ketika sudah menjadi pasangan yang halal. Sayang sekali, Byantara Wicaksana, atau Bian, tidak berpikiran sama. Ia menikah karena terpaksa. Sebuah kesepakatan sudah ia siapkan jauh-jauh hari. Satu tahun adalah waktu yang ia berikan untuk pernikahan ini. Sesudahnya, ia akan menikahi wanita yang pernah menjadi kekasihnya dulu. Bagaimana mereka menjalani keseharian sebagai sepasang suami istri yang tinggal dalam satu atap? Apakah Tari bisa bertahan menjalani pernikahan yang sudah ditetapkan waktunya? **** Testimoni Pembaca "Membaca novel ini diingatkan kembali betapa pentingnya mengenal pasangan kita sebelum menuju ke pernikahan. Perlu satu visi dan satu rasa supaya tidak salah langkah." (Surya Saputra, Aktor) "Sebuah Cerita Klasik dengan pengemasan modern yang realistis." (Dwi Sasono, Aktor) "MasyaAllah. Penulisan yang cerdas. Penulis bisa membawa kita larut dalam cerita sambil mendapatkan pelajaran ilmu agama Islam yang tidak menggurui." (Ratu Anandita, Presenter dan Ibu Rumah Tangga) "Halaman demi halamannya membuat kita semakin penasaran. Debut yang sangat menjanjikan dari Mia Chuz. Banyak penulis novel yang menulis dengan baik, namun tidak banyak yg menulis dengan hati." (Archie Hekagery, penulis Sitcom Tetangga Masa Gitu & Okjek) **** Beberapa bab terakhir dihapus untuk kepentingan penerbitan. Terima kasih. -Mia Chuz-
You may also like
Slide 1 of 10
Setelah Kata Sah!  cover
Adam Ajari Aku Hijrah [TERBIT] cover
Harsa Husna cover
Wedding Agreement ( WEB SERIES tayang di Disney Hotstar) cover
My Bad Boy cover
BIDADARI DUNIA cover
(BUKAN) WANITA SEMPURNA [TERBIT] cover
Perjalanan Kisah Cinta Afia cover
SANTRI PILIHAN BUYA [SLOW UP] cover
Hanna [SELESAI]  cover

Setelah Kata Sah!

145 parts Ongoing

Pernikahan mereka bukan karena cinta, melainkan sebuah akad dan janji dua keluarga yang sudah terjalin lama. Viona Rosalina Anindya, 21 tahun, mahasiswi kedokteran semester akhir di UNS Solo, tumbuh dalam keluarga Jawa yang hangat dan protektif dengan dua kakak laki-laki, Farhan dan Rayyen, yang selalu siap melindungi dan mendukungnya. Namun, ia harus meninggalkan sebagian impiannya ketika keluarganya menjodohkannya dengan Rafi Shidqi, pria ceria asal Bekasi yang mahasiswa semester akhir jurusan peternakan di UNS Solo. Rafi Shidqi, menerima perjodohan dengan hati terbuka. Awalnya, mereka menjalani rumah tangga yang penuh canggung dan salah paham, namun seiring waktu keduanya belajar untuk saling mengerti dan membangun cinta. Bisakah cinta tumbuh setelah kata sah? Atau mereka akan belfajar bahwa mencintai adalah soal memilih bertahan?