Story cover for -NOW OR NEVER- by FebyYosa
-NOW OR NEVER-
  • WpView
    LECTURES 233
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Chapitres 10
  • WpView
    LECTURES 233
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Chapitres 10
En cours d'écriture, Publié initialement avr. 08, 2024
"Lo bisa ga sih,sekali aja jauh jauh dari hidup gue?
muak tau ga!"tekan Erdan

"gabisa dong erdan,aku diciptain buat dekat sama kamu doang"manis Acha "Erdan,aku akan buat Erdan sayang sama Acha" ucapnya,lalu pergi dari sana

"Sampai kapanpun ngga akan pernah" teriak Erdan di lorong sekolah itu.

''''''''''''''''
"Erdan,Acha nyerah,Acha cape berjuang sendiri terus,terimakasih Erdan,Acha sayang Erdan" ucap Acha lesu

"that's good!" ucap Erdan dan beranjak dari tempat itu

''''''''''''''''
"GUE AKAN KEJAR LO!"
______________________________________________________
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter -NOW OR NEVER- à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
STUCK, écrit par mayfie
9 chapitres Terminé
Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
dimana janji tersebut cover
STUCK cover
KISAH KITA (END) cover
Melody Arthadiesa cover
ALFIAN BAGASKARA cover
Nadi - Naya Dimas [Sudah Terbit] cover
Enough Love Not For Own cover
DIKHA cover
Three Targeted Girls!! cover
ALASKARA  cover

dimana janji tersebut

10 chapitres En cours d'écriture

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"